Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Dengan Anemia Ringan di Pondok Pesantren Al-Barokah

Authors

  • Husna Husna Universitas Dharmas Indonesia
  • Siti Khotimah Universitas Dharmas Indonesia
  • Zahrotun Niswah SF Universitas Dharmas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i2.1115

Keywords:

Daun kelor, Hemoglobin, Remaja putri, Anemia ringan

Abstract

Anemia merupakan kondisi yang sering dialami oleh remaja putri, terutama akibat meningkatnya kebutuhan zat besi selama masa pertumbuhan. Menstruasi bulanan serta kecenderungan membatasi asupan makanan seperti diet vegetarian demi menjaga penampilan, dapat memperburuk risiko terjadinya anemia. Konsumsi sayur daun kelor (Moringa oleifera), yang kaya zat besi, vitamin A, vitamin C dan senyawa bioaktif lainnya, merupakan salah satu cara alami yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sayur daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan di Pondok Pesantren Al Barokah tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test post-test. Sebanyak 15 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Perlakuan berupa konsumsi sayur daun kelor diberikan selama 14 hari. Pemeriksaan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan alat Easy Touch dan data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hemoglobin meningkat dari rata-rata 11,40 g/dL menjadi 12,26 g/dL, dengan nilai signifikansi p = 0,007 (p < 0,05) Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian sayur daun kelor berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri dengan anemia ringan. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilianti, A., & Sugesti, R. (2024). Hubungan pola menstruasi, pola makan dan keteraturan minum fe terhadap anemia pada remaja di Smpn 1 Banyuresmi Kabupaten GarutTahun2023.SENTRI:JurnalRisetIlmiah,3(5),22902304.https://doi.org/10.55681/sentri.v3i5.2 742 DOI: https://doi.org/10.55681/sentri.v3i5.2742

Arthur., . et, & Idealistiana, L. (2022). Efektivitas teh daun kelor terhadap peningkatan HB pada remaja putri dengan anemia. Malahayati Nursing Journal, 6(7), 2644–2655. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i7.11418 DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v6i7.11418

Aqila (2024). Pencegahan anemia sejak usia remaja 15-19

Dinkes Sumbar. (2023). Survei pemantauan status gizi oleh dinas kesehatan provinsi Sumatera Barat.Sa. 3(2), 143–145.

Ferdina et al. (2023). Mengenal anemia patofisiologi,klasifikasi dan diagnosis (D. Mentari (ed.)).

Hastuty. (2024). Peningkatan hemoglobin pada remaja anemia. 1–91.

Hildayanti. (2025). Hemoglobin pada rematri trimester iii dengan anemia ringan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4, 3821–3829.

Hana (2023). Daun kelor juga berperan dalam menjaga stabilitas sel darah merah 19-22

Nanik (2023).Masa remaja terjadi percepatan pertumbuhan (growth spurt) yang meningkatkan kebutuhan zat besi untuk pembentukan sel darah merah.

Pratiwi W, Nurjanna. Efektivitas Pemberian Teh Daun Kelor (Moringa Oleifera Tea) Dan Tablet Tambah Darah Terhadap Peningkatan Kadar Haemoglobin Pada Remaja Anemia di Kabupaten Sidrap. Jurnal Antara Kebidanan. 2019;2(4):323-333. DOI: https://doi.org/10.37063/ak.v2i4.112

Pratiwi et al. (2024). Pemberian buah kurma meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. JurnalKebidanan Malakbi, 5(1),48.https://doi.org/10.33490/b.v5i1.1103 DOI: https://doi.org/10.33490/b.v5i1.1103

Permenkes. (2019). Mengenal Berbagai Manfaat Kelor. Kemkes Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan, hal. 1

Riskesdes.(2022).Riset Kesehatan Dasar Jurnal kesehatan karya husada, 7(2), 24–29.

https://doi.org/10.36577/jkkh.v7i2.230 DOI: https://doi.org/10.36577/jkkh.v7i2.230

Rama (2024). Menstruasi setiap bulan menyebabkan berkurangnya cadangan zat besi 22-25

Stefanie, D. (2023). Asuhan keperawatan pada remaja putri dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru. In Karya Tulis Ilmiah.

Sulhan (2024). Komponen utama dalam pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengikat oksigen dalam darah 24-26.

Suryani, I. S., Nurakillah, H., Maharani, A., Kencana, U. B., Kusuma, U., Surakarta, H., Surakarta, K., & Tengah, J. (2024). Efektivitas daun kelor dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Journal of Pharmacopolium, 7(1), 69–74. http://ejurnal.stikes-bth.ac.id/index.php /P3M_JoP DOI: https://doi.org/10.36465/jop.v7i1.1364

WHO.(2020). Prevelensi anemia pada remaja putri INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 12363–12373.

Yulianti, et al. (2024). Efektivitas pemberian sayur daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin

pada ibu hamil dengan anemia di Jorong Padang Bintungan Kab. Dharmasraya Tahun 2024 (pp. 32–33).

Yulina, D. (2022). Asuhan keperawatan pada remaja putri dengan anemia di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru. In Karya Tulis Ilmiah.

Downloads

Published

2026-04-11

How to Cite

Pengaruh Pemberian Sayur Daun Kelor Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Dengan Anemia Ringan di Pondok Pesantren Al-Barokah. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 970-977. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i2.1115

Most read articles by the same author(s)