Peningkatan Pemahaman Stunting Anak TK melalui Edukasi “Isi Piringku” di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng

Authors

  • Syamsuar Manyullei Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Grace Glory Girikallo Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Siti Haliza Amelia Moeis Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Nurul Azisah Jalamani Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Annisa Muthmainnah Departemen Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Sabika Andini Utami Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Muhamad Fikri Fahrezi Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Naura Mi'raj Nazhifah Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Sabrina Sabrina Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.
  • Muzdalifah Karyadi Departemen Biostatistik/KKB, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Univeritas Hasanuddin.
  • Muh. Rayyan Takdir Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin.

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1144

Keywords:

Stunting, Isi Piringku, edukasi, gizi, anak usia dini

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada anak yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan kualitas sumber daya manusia. Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak usia dini melalui edukasi gizi yang sesuai dengan karakteristik anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak taman kanak-kanak mengenai stunting melalui edukasi gizi menggunakan konsep Isi Piringku. Kegiatan dilaksanakan di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng pada Januari 2026 dengan sasaran anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi secara sederhana serta kegiatan mewarnai gambar Isi Piringku sebagai media pembelajaran. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi dan tanya jawab sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap komposisi makanan sehat, meliputi makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, serta manfaatnya bagi pertumbuhan dan kesehatan. Selain itu, anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Edukasi Isi Piringku melalui metode kreatif seperti mewarnai terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan stunting di lingkungan pendidikan anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adrian, A., Mirnawati, K., Paembonan, I. N., Sanggola, R., Akbar, A. U., Kaltsum, S. N., et al. (2025). Penyuluhan bahaya asap rokok dan penyakit menular pada remaja putra SMP Negeri 7 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 23–29. DOI: https://doi.org/10.59395/ahsana.v3i1.377

Arini, L. D., & Saryadi. (2023). Edukasi konsep Isi Piringku sebagai upaya pembentukan perilaku makan sehat pada anak usia dini. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(2), 112–118.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617 DOI: https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Heryani, H., Purwati, A. E., Setiawan, H., & Solihah, R. (2021). Edukasi gizi seimbang berbasis Isi Piringku sebagai upaya pencegahan stunting pada anak. Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat, 3(1), 45–52.

Hidayati, L., Sari, M., & Rahmawati, D. (2020). Pendidikan gizi sejak usia dini dalam pembentukan kebiasaan makan sehat. Jurnal Gizi Indonesia, 8(1), 23–30. https://doi.org/10.14710/jgi.8.1.23-30

Jatsmah, K. N., Manyullei, S., Putra, A. M. C. P., Sarmaliana, S., Pangli, J. D. P., & Warahmah, J. F. (2025). Penyuluhan kesehatan sebagai upaya edukasi penyakit tuberkulosis (TBC) dalam meningkatkan pengetahuan siswa SMAN 12 Takalar, Kec. Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(4), 344–350. DOI: https://doi.org/10.59395/m3rnpn54

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Isi piringku: Pedoman gizi seimbang untuk masyarakat. Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022. Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting. Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Membentengi anak dari stunting. Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan RI. Diakses 23 Januari 2026.

Manyullei, S., Handayani, S., Maipadiapati, A., Syahputra, A. U., Ikram, M., Musdalifah, M., et al. (2024). Edukasi penyakit berbasis lingkungan (infestasi cacing) pada siswa sekolah dasar di Pulau Satangnga Desa Mattiro Baji Kecamatan Takalar. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1829–1841.

Manyullei, S., Nasrah, N., Wahiduddin, W., Jatsmah, K. N., Arifin, M. E., & Rafika, A. (2025). Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga sebagai upaya meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Wanio, Kabupaten Sidrap. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(5), 737–748. DOI: https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.823

Manyullei, S., Sillehu, B., Purnita, D., Ibesse, I., & Yulianti, E. (2025). Penyuluhan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terhadap perubahan pengetahuan siswa SMAN 12 Takalar di Dusun Satanganga, Kec. Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 278–284. DOI: https://doi.org/10.59395/altifani.v5i3.707

Misbach, M. D., Manyullei, S., Bendesa, K. Y. P., Firdayanti, F., Indriyani, N., Zulfa, L., & Melania, A. (2025). Penyuluhan penyakit TB menggunakan leaflet terhadap perubahan pengetahuan siswa SMA 12 Takalar Dusun Satangnga, Desa Mattirobaji, Kec. Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar. Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 107–115. DOI: https://doi.org/10.59395/altifani.v5i2.561

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Putri, A. R., Nugroho, A., & Wulandari, S. (2022). Metode bermain sambil belajar dalam edukasi gizi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 11(2), 134–141.

Suhardjo. (2003). Berbagai cara pendidikan gizi. Bumi Aksara.

Suryani, N., & Norhasanah. (2021). Peran edukasi gizi dalam pencegahan stunting pada anak usia prasekolah. Community Development Journal, 2(3), 512–519.

World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. World Health Organization. Diakses 23 Januari 2026.

World Health Organization. (2018). Reducing stunting in children: Equity considerations for achieving the global nutrition targets 2025. WHO Press. Diakses 23 Januari 2026.

Downloads

Published

2026-04-26

How to Cite

Peningkatan Pemahaman Stunting Anak TK melalui Edukasi “Isi Piringku” di RA Perwanida 8 Kaca Kabupaten Soppeng. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 1187-1193. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1144

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2