Peran Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat dalam KKN Ramadhan
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1192Keywords:
KKN Ramadhan, Masjid, Pemberdayaan Masyarakat, Pesantren Kilat, Literasi KeagamaanAbstract
Penelitian ini mengkaji peran masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat melalui program KKN Ramadhan yang dilaksanakan oleh mahasiswa STITNU Sakinah Dharmasraya. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, kegiatan edukasi, dan evaluasi berkala di tiga lokasi masjid: Masjid Muhajirin, Masjid Dinul Islam, dan Masjid Baitul Mukminin. Tiga program utama dijalankan, yaitu kebersihan masjid, pesantren kilat Ramadhan, dan sosialisasi pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis masjid secara signifikan meningkatkan literasi keagamaan generasi muda, mendorong partisipasi sosial kolektif, dan mengkatalisasi pertumbuhan pribadi mahasiswa yang terlibat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa KKN Ramadhan merupakan model pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan yang efektif, holistik, dan berpotensi untuk direplikasi di berbagai wilayah lainnya.
Downloads
References
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hidayat, R., & Surya, M. (2022). Efektivitas pesantren kilat dalam pembentukan karakter religius siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 78–94.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nasution, H., & Wahyudi, A. (2021). Integrasi nilai spiritual dalam program pengabdian masyarakat: Kajian dampak jangka panjang. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 112–130.
Pratiwi, R., & Nugroho, A. (2021). Kontribusi program KKN terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa: Studi kasus perguruan tinggi Islam di Sumatera Barat. Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 5(1), 34–48.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (edisi ke-2). Alfabeta.
Zulkifli, M., Hasanuddin, A., & Putri, F. R. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui masjid sebagai pusat kegiatan sosial keagamaan. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 9(1), 56–72.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The Sage Handbook of Qualitative Research. California: Sage Publications.
Departemen Agama RI. (2010). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: Diponegoro.
Anwar, S., & Fitriani, R. (2020). Revitalisasi fungsi masjid sebagai pusat pemberdayaan masyarakat: Studi kasus di Sumatera Barat. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(1), 45–60.
Ramadhan, F., & Kurniawan, A. (2022). Efektivitas program KKN tematik berbasis masjid dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 112–27.
Fahrudin, A. (2012). Pemberdayaan, Partisipasi dan Penguatan Kapasitas Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Hadi, S. (2017). Metodologi Research. Yogyakarta: Andi Offset.
Herdiansyah, H. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Panduan Merdeka Belajar. Jakarta: Kemendikbud.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Marsya Benita, Ama Safina, Alvin Hairi, Taufiqur Rahman, Asrizal Asrizal, Aldi Atmanegara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























