Retorika Kewarganegaraan Digital: Analisis Genre Mikro Persuasif Dalam Kampanye Anti-Hoaks di Media Sosial Bawaslu

Authors

  • Silvana Oktanisa Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Luciana Lidya Sari Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Wasitoh Meirani Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Eka Putri Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1195

Keywords:

Retorika Digital, Bawaslu, Anti-Hoaks, Kewarganegaraan Digital, Pancasila

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis strategi retorika kewarganegaraan digital yang digunakan oleh Bawaslu RI dalam kampanye anti-hoaks di media sosial sebagai upaya edukasi publik. Di tengah masifnya disinformasi, penggunaan bahasa persuasif menjadi instrumen krusial dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat sasaran. Menggunakan pendekatan kualitatif, pengabdian ini membedah 30 unit teks genre mikro berdasarkan pilar retorika Aristoteles. Hasil menunjukkan dominasi pilar Pathos (40%), diikuti Logos (33,3%), dan Ethos (26,7%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan emosional lebih efektif dalam membangkitkan tanggung jawab moral warga negara untuk menjaga harmoni nasional. Integrasi nilai Pancasila dalam kampanye ini membuktikan efektivitas retorika digital sebagai media revitalisasi etika kewarganegaraan di ruang siber. Simpulan merekomendasikan model komunikasi yang menyinergikan otoritas institusional dengan sentuhan kemanusiaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aman. (2021). Media sosial dan tantangan demokrasi: Analisis kritis terhadap fenomena hoaks di Indonesia. Jurnal Civic Hukum, 6(1), 12-25. DOI: https://doi.org/10.31315/paradigma.v25i1.6418

Bambang, S., & Agus, K. (2023). Revitalisasi nilai-nilai etika Pancasila dalam ruang digital Indonesia. Jurnal Integrasi Nasional, 5(1), 45-58.

Bawaslu. (2024). Laporan tahunan pengawasan konten internet dan media sosial. Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Cresswell, & Poth, C. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publication.

Fauzi, A., & Rahmawati, D. (2022). Literasi digital dan tantangan penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 210-224.

Kriyantono, R. (2020). Teknik praktis riset komunikasi: Disertai contoh praktis riset media, public relations, advertising, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran. Jakarta: Kencana.

Munzir, A. A., Irawan, M. S., & Junaidi, H. S. (2019). Media sosial dan ancaman disinformasi terhadap nilai-nilai Pancasila di era demokrasi digital. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(3), 320-335.

Nasucha, M., Rusadi, U., & Syaifullah, M. (2020). Strategi komunikasi digital dalam membangun keterikatan publik di media sosial. Jurnal Studi Komunikasi, 4(3), 567-582.

Pangestu, S., & Sudarsono, B. (2021). Literasi digital dan nalar kritis: Transformasi perilaku masyarakat dalam menghadapi disinformasi. Jurnal Komunikasi dan Etika, 6(2), 88-102.

Pradana, G. W., & Casman. (2020). Digital citizenship: Etika berwarganegara di era digital dalam perspektif Pancasila. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 8(3), 110-120.

Safitri, A. D., & Aras, M. (2021). Strategi komunikasi digital dalam membangun kepercayaan publik di media sosial. Jurnal Komunikasi Korporasi, 8(1), 45-59.

Sanjaya. (2023). Reaktualisasi nilai-nilai Pancasila di era disrupsi: Inovasi pendidikan kewarganegaraan bagi generasi digital. Jurnal Pendidikan Nasional, 11(1), 45-60.

Suastika. (2021). Revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam membangun etika kewarganegaraan digital di Indonesia. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Indonesia, 9(2), 115-128.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Widianita. (2023). Analisis genre mikro dan strategi komunikasi digital pada akun media sosial lembaga negara. Jurnal Linguistik Komunikasi, 11(2), 145-160.

Widiastuti, T., & Murti, A. K. (2022). Strategi persuasi emosional dalam kampanye sosial di media baru. Jurnal Komunikasi Massa, 7(2), 112-125.

Zappavigna. (2014). Enacting identity in microblogging: A social semiotic analysis. London: Bloomsbury Academic.

Downloads

Published

2026-05-13

How to Cite

Retorika Kewarganegaraan Digital: Analisis Genre Mikro Persuasif Dalam Kampanye Anti-Hoaks di Media Sosial Bawaslu. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 1446-1450. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1195