Literasi Barisan, Deret, Algoritma, Pemograman, dan Pengaplikasiaanya untuk Komputer Sains

Authors

  • Mario Nikolaus Dalengkade Program Studi Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Yesti Norce Velanita Tjotjomare Program Studi Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Rukia Loklomin Program Studi Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Maria Elisabet Woka Program Studi Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Triana Ongis Program Studi Matematika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Oktosea Buka Program Studi Fisika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Lian Fira Kutani Program Studi Fisika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762
  • Devimega Yulia Program Studi Fisika, Fakultas Ilmu Alam dan Teknologi Rekayasa, Universitas Halmahera, Jl. Wari Raya, Tobelo, Halmahera Utara 97762

DOI:

https://doi.org/10.25008/altifani.v2i3.241

Keywords:

pendidikan, barisan, deret, algoritma, pemograman, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Revolusi industri 4.0 menuntut perubahan dalam dunia pendidikan dimana tidak hanya menilai pada sisi akademik, tapi sampai pada tahap pengembangan soft skill dan technical skill dengan mengintegrasikan teknologi yang bermuara pada pembentukan karakter. Upaya yang dilakukan guna menunjang tuntutan tersebut, maka pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarkat bertujuan mengkombinasikan teknologi dalam pembelajaran untuk materi barisan, deret, algoritma, dan pemograman di Sekolah Menengah Kejuruan Halmahera Utara. Guna mencapai tujuan, pendekatan yang dipakai yakni metode pemecahan masalah, dan pengukuran keberhasilan diukur menggunakan skala linkert. Hasil menunjukkan penggunaan metode pemecahan masalah meningkatkan pengetahuan akan materi yang dijabarkan pada rentang 8%-13%. Menelaah uraian singkat mengenai pendekatan metode pemecahan masalah dapat dikatakan berhasil, sehingga memungkinkan diaplikasikan dalam pembelajaran matematika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barak, M., & Goffer, N. (2002). Fostering systematic innovative thinking and problem solving: lessons education can learn from industry. International Journal of Technology and Design Education, 12(3), 227–247.

Caballero, A., Blanco, L. J., & Guerrero, E. (2011). Problem solving and emotional education in initial primary teacher education. EURASIA Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 7(4), 281–292.

Chapman, J. D., & Aspin, D. N. (2013). A problem-solving approach to addressing current global challenges in education. British Journal of Educational Studies, 61(1), 49–62.

Dalengkade, M. N. (2019). Pemodelan reaksi suhu udara terhadap penyinaran cahaya matahari dalam hutan bakau. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 13(2), 061–068.

Dalengkade, M. N. (2020a). Profil 24 jam kuat penerangan, suhu udara, kelembaban udara di luar dan di dalam hutan mangrove. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 14(1), 047058.

Dalengkade, M. N. (2020b). Fluktuasi temporal kelembaban udara di dalam dan luar ekosistem mangrove. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 14(2), 159–166.

Dalengkade, M. N., & Karwur, F. F. (2020). Analisis pertumbuhan dan perkembangan buah pala (Myristica fragrans) menggunakan fungsi Boltzmann. BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan, 14(4), 619–626.

Dalengkade, M. N., Yusniar, M., Tjape, W., Boleu, F. I., & Buka, O. (2021). Penerapan polinomial orde-n dan Malthusian pada studi kasus kajian daya tampung wisatawan. Jurnal Sains & Teknologi, 10(2), 220–229.

Depaepe, F., De Corte, E., & Verschaffel, L. (2015). Students’ non-realistic mathematical modeling as a drawback of teachers’ beliefs about and approaches to word problem solving (pp. 137–156).

Doorman, M., Drijvers, P., Dekker, T., van den Heuvel-Panhuizen, M., de Lange, J., & Wijers, M. (2007). Problem solving as a challenge for mathematics education in The Netherlands. ZDM, 39(5–6), 405–418.

Harahap, M. (2018). Revolusi industri 4.0 dan pengaruhnya terhadap peran pendidik di abad 21 dalam dunia pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (Vol. 2, pp. 578–580).

Ince, E. (2018). An overview of problem solving studies in physics education. Journal of Education and Learning, 7(4), 191.

Isoda, M. (2010). Lesson study: Problem solving approaches in mathematics education as a Japanese experience. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 8, 17–27.

Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. (2015). Likert scale: Explored and explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396–403.

Kaseside, M., Boleu, F. I., Simanjuntak, R., Toisuta, B. R., & Dalengkade, M. N. (2021a). Pemanfaatan model Mathusian pada kajian kunjungan wisatawan (Studi kasus: Ambang batas destinasi wisata Talaga Biru). JUSTE: Journal of Science and Technology, 2(1), 52–58.

Kaseside, M., Loklomin, S. B., & Dalengkade, M. N. (2021b). Upaya peningkatan pengetahuan dasar komputasi statistik menggunakan fitur data analysis. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 249–257.

Sullivan, G. M., & Artino, A. R. (2013). Analyzing and interpreting data from Likert-type scales. Journal of Graduate Medical Education, 5(4), 541–542.

Downloads

Published

2022-05-31

How to Cite

Literasi Barisan, Deret, Algoritma, Pemograman, dan Pengaplikasiaanya untuk Komputer Sains. (2022). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 201-212. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i3.241