Penyuluhan Urgensi Komunikasi Sebagai Kekuatan Keluarga Pada Bulan Ramadan di Desa Pakkabba
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v2i3.243Keywords:
komunikasi, ketahanan keluarga, media sosial, interaksi sosial, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang didukung oleh internet dewasa ini berekembang pesat, termasuk di wilayah perdesaan. Internet telah menjadi bagian dari gaya hidup pada masa sekarang, bahkan sebagian orang telah mengalami ketergantungan terhadap internet. Kehadiran internet memunculkan kerenggangan hubungan sosial di dalam keluarga. Browsing, surfing, atau sekadar berselancar di media sosial membuat seseorang merasa berkomunikasi dengan orang lain, tetapi abai terhadap orang-orang terdekat di sekitarnya. Fenomena tersebut melahirkan tujuan pengabdian ini, yaitu untuk memberikan penyadaran kepada rumah tangga di Desa Pakkabba mengenai pentingnya memperkuat komunikasi antar anggota keluarga demi menjaga ketahanan keluarga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah ceramah, diskusi dan tanya jawab, kemudian evaluasi hasil pelaksanaan pengabdian. Berdasarkan realitas dan hasil angket yang diperoleh, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan dinilai sangat bermanfaat bagi keberlangsungan keluarga mereka. Melihat respon masyarakat, maka kegiatan seperti ini akan terus dilakukan demi meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari.
Downloads
References
Aditia, R. (2021). Fenomena Phubbing: Suatu Degradasi Relasi Sosial Sebagai Dampak Media Sosial. KELUWIH: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(1), 8–14.
Adnan, M. (2018). Pola Asuh Orang Tua Dalam Pembentukan Akhlak Anak Dalam Pendidikan Islam. CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman, 4(1), 66–81.
Bariyah, S. K. (2019). Peran Tripusat Pendidikan dalam Membentuk Kepribadian Anak. Jurnal Kependidikan, 7(2), 228–239.
Cahyono, A. S. (2016). Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Jurnal Publiciana, 9(1), 140–157.
Fitri, S. (2017). Dampak Positif dan Negatif Sosial Media Terhadap Perubahan Sosial Anak. Naturalistic: Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 1(2), 118–123.
Hanim, L. M., & Yuriadi, Y. (2019). Pola Didik Orang Tua Terhadap Anak di Era Milenial. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 10(2), 158–171.
Hermawan, E. (2019). Kecanduan Game Digital Online: Memahami Dampak Kecanduan Game Online terhadap Hubungan Sosial. Kelola: Jurnal Sosial Politik, 2(1), 149–162.
Juditha, C. (2020). Dampak Penggunaan Teknologi Informasi Komunikasi Terhadap Pola Komunikasi Masyarakat Desa (Studi Di Desa Melabun, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung). Jurnal PIKOM (Penelitian Komunikasi Dan Pembangunan), 21(2), 131–140.
Kogoya, D. (2015). Dampak Penggunaan Handphone Pada Masyarakat: Studi Pada Masyarakat Desa Piungun Kecamatan Gamelia Kabupaten Lanny Jaya Papua. Acta Diurna Komunikasi, 4(4).
Masri, D. (2022). Asistensi Sosialisasi Peningkatan Wirausaha Dengan Memanfaatkan Teknologi Pada Guru Sma Darul Ilmi Murni. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 151–160.
Naim, N. (2014). Dasar-Dasar Komunikasi Pendidikan. Yogyakarta: Arruz Media.
Ohy, G., Kawung, E. J. R., & Zakarias, J. D. (2020). Perubahan Gaya Hidup Sosial Masyarakat Pedesaan Akibat Globalisasi Di Desa Rasi Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara. HOLISTIK, Journal Of Social and Culture.
Rafiq, A. (2020). Dampak Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Suatu Masyarakat. Global Komunika, 1(1), 18–29.
Sambas, S. (2016). Antropologi Komunikasi. Bandung: Pustaka Setia.
Sari, A. C., Hartina, R., Awalia, R., Irianti, H., & Ainun, N. (2018). Komunikasi dan Media Sosial. No. December.
Soekanto, S. (2009). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Abdul Rahman, Darman Manda, Mauliadi Ramli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























