Penerapan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Perwujiudan Ecovillage di Desa Galengdowo

Authors

  • Srie Muljani Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Mu’tasim Billah Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Farida Pulansari Program Studi Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Titi Susilowati Program Studi Teknik Kimia, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.25008/altifani.v2i6.298

Keywords:

ecovillage, organic fertilixer, seeds coffee, tea, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Prioritas pembangunan desa berfokus pada upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau SDGs. Untuk menerapkan TPB dengan mewujudkan Ecovillage di desa Galengdowo diperlukan pembenahan banyak sektor dan kegiatan sosialisasi. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Galengdowo adalah petenak sapi dan petani salak unggulan. Terjadinya cemaran sungai akibat pembuangan kotoran sapi dan menumpuknya limbah biogas di pekarangan rumah penduduk, selain menimbulkan aroma yang kurang sedap, rendahnya estetika, juga menimbulkan dampak penurunan kesehatan. Disisi lain terdapat juga timbunan limbah kulit dan biji salak di tempat wisata petik buah salak dan dibeberapa rumah petani salak. Selain produksi biogas dari kotoran sapi, maka limbah padat dari produksi biogas tersebut dapat diolah menjadi pupuk padat dan pupuk cair. Kegiatan pengabdian mayarakat di desa Galengdowo yang dilakukan ini meliputi pemurnian biogas, pembuatan pupuk organic dan produksi teh serta kopi biji salak sebagai upaya mewujudkan Galendowo sebagai ecovillage.  

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dhyanaputri, IG.A.S., Karta, I.W., Krisna, L.A.W. (2016). Analisis kandungan gizi ekstrak kulit salak produksi kelompok tani abian salak desa sibetan sebagai upaya pengembangan potensi produk pangan lokal, Meditory, 4:2, 93-100

Fahrizal and Yuliastuti, N. (2019). Spatial Planning and Community Involvement of Ecovillage Settlements in Tibang Village, Banda Aceh City Jurnal Geografi 16(2) 97-104

Gupta, K.K., Aneja, K.R., Ran, D. (2016). Current status of cow dung as a bioresource for sustainable development. Bioresource Bioprocess. 3, 28.

He, Z. (2020). Animal Manure: production, characteristics, environmental concerns, and management, ASA Special Publications, 67, 165-182.

Joseph, R., Deepthi, M.P., Saminathan, K., Ramasamy, T.N., Natchimuthu Karmegam, N. (2020). Nutrient recovery and vermicompost production from livestock solid wastes with epigeic earthworms, Bioresource Technology, 313, 123690

Melati, I., Yuslim, S., Indrawati, E. (2021). Stakehoder's involvement in the successful development of ecovillage Cibodas, Bandung – Indonesia IOP Conf. Ser.: Earth Environmental Science, 737, 012063

Molla, R.S., Humaira, H., Arpon, S.H. (2021). Utilization of cow dung residues of biogas plant for sustainable development of a ruaral community. Current Research in Environmental Sustainability, 3, 100026, 1-8

Murugan, R., and Tan, S.T. (2022) Unveiling the antioxidant properties of fruit oils extracted from the by-products of pulasan and salak, International Journal of Plant Research, https://doi.org/10.1007/s42535-022-00406-2

Saputro, D. D. (2014). Pengelolaan limbah peternakan sapi untuk meningkatkan kapasitas produksi pada kelompok ternak patra sutera, Jurnal Rekayasa, 12:2, 91-98.

Sihabudin, A.A., Yuliani, D., Garvera, R. (2019). Development of village based on the eco-village concept towards an independet village. Proc.ICOGISS. 327-337.

Sutanto, J.E., Muljani, S., Pulansari, P., Sukirmayadi. (2022) The impact of environment and behavior of daily cattle breeders on consideration of investors in investing in Galengdowo village, Jombang, International Journal of Economics, Business and Accounting Research, 6, 1102-1111

Tullo, E., Finzi, A., Guarino, M, (2019). Review: Environmental impact of livestock farming and Precision Livestock Farming as a mitigation strategy. Sci. Total Environ. 650, 2751–2760. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2018.10.018

Walla, N.N., Kusmana, C., Hikmat Ramdan, H. (2016). Kajian keberlanjutan pengembangan ecovillage Di DAS Citarum hulu." Journal of Natural Resources and Environmental Management, 6, 131-141.

Widyaningsih, T. D. dan Andrianty, S. (2014). Pengaruh teh herbal berbasis kulit Salak (Sallaca Edulis) terhadap kadar glukosa darah dan profil lipid tikus wistar jantan diabetes melitus yang diinduksi aloksan”, Prosiding Seminar dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI, 169-179.

Wiradimadja, D.D., Erri N. M., Teguh Husodo, T., Sunardi, Mutiara, R.A., Mulyani. T. (2018). Circular economy practices in an ecovillage (an overview of circular economy practices in bendungan village, west java, indonesia). EnSains Journal. 2, 71-76.

Yasar, A., Nazir, S., Bari, A., Masooma, T., Rizwan, N., Afzaal, R.M. (2017). Socio-economic, health and agriculture benefits of rural household biogas plants in energy scarce developing countries: a case study from Pakistan. Renewable Energy 108, 19–25

Ye, Q., Li, Q., Xin Li, X. (2022). Removal of heavy metals from wastewater using biochars: adsorption and mechanisms. Environtmental Pollutants and Bioavailability, 34, 385–394

Zheng, X., Zou, D., Wu, Q., Wang, H., Li, S., Liu, F., Xiao, Z. (2022). Review on fate and bioavailability of heavy metals during anaerobic digestion and composting of animal manure, Waste Management, 150, 75-89

Zubair, M., Wang, S., Zhang, P., Ye, J., Liang, J., Nabi, M., Zhou, Z., Tao, X., Chen, N., Sun, K., Xiao, J., Cai, Y. (2020). Biological nutrient removal and recovery from solid and liquid livestock manure: recent advance and perspective. Bioresourses Technology. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2020.122823.

Published

2022-11-06

How to Cite

Penerapan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Perwujiudan Ecovillage di Desa Galengdowo. (2022). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(6), 538-546. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i6.298