Sosialisasi Kesesuaian Lahan Tanaman Porang Sebagai Tanaman Pendamping dan Pengolahan Hasil Porang Di Desa Kampung Dalam, Labuhanbatu

Authors

  • Ika Ayu Putri Septyani Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Labuhanbatu
  • Mulya Rafika Program Studi Manajemen, Fakultus Ekonomi dan Bisnis, Universitas Labuhanbatu
  • Yona Melia Program Studi Manajemen, Fakultus Ekonomi dan Bisnis, Universitas Labuhanbatu

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v3i2.352

Keywords:

Education, Farmer, porang, plant, socialization, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Porang adalah tanaman sekunder untuk mengurangi terjadinya erosi. Sosialisasi ini bertujuan mengedukasi petani tentang tanaman porang sebagai tanaman pendamping dan melakukan pengolahan porang. Sosialisasi ini dilaksanakan di Desa Kampung Dalam Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pembagian kuisioner tentang ketertarikan budidaya porang. Pengumpulan data digunakan secara kuantitatif dilanjutkan analisis statistik uji t pada taraf 5%. Kuisioner direkapitulasi menggunakan pie chart. Sosialisasi dihadiri oleh petani sawit, karet, pembudidaya porang dan perangkat desa. Terjadi penambahan pengetahuan budidaya porang oleh peserta sosialisasi. Sebelum sosialisasi, 34 peserta petani sawit dan hanya 1 yang telah melakukan budidaya porang. Setelah dilakukan sosialisasi terdapat peningkatan minat petani melakukan budidaya porang dengan nilai t-statistik -3,26 dan berbeda nyata. Diketahui 44,1% peserta yang tertarik mengetahui tentang porang, 29,4% yang ingin membudidayakan porang sebagai tanaman sekunder, 20,5% petani sawit tertarik dan mulai melakukan penanaman bibit porang dan 5% petani melakukan budidaya porang hingga pasca panen.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anto A. (2021, Juli 19). Budidaya dan Manfaat Porang. Dipetik Januari 9, 2023, dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Tengah: http://kalteng.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/publikasi-mainmenu-47-47/teknologi/1398-budidaya-dan-manfaat-porang

Ahmad SW. (2019). Peranan Legume Cover Crops (LCC) Colopogonium mucunoides DESV. Pada Teknik Konservasi Tanah Dan Air Di Perkebunan Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya (hal. 341-346). Makassar: Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar.

Alqamari, M., Tarigan, D., & Alridiwirsah. (2017). Budidaya Tanaman Obat dan Rempah. Medan: UMSU Press.

BPS. (2021). Rata-rata jumlah curah hujan dalam mm Tahun 2021. Dipetik November 23, 2022, dari Badan Pusat Statistik: https://labuhanbatukab.bps.go.id/indicator/151/37/1/rata-rata-jumlah-curah-hujan.html.

Padusung, F. M., & Soemeinaboedhy. (2020). Meningkatkan Kesejahteraan Petani Hutan Melalui Integrasi Tanaman Porang (Amorphophallus onchophyllus) dengan Vegetasi Tegakan di Kawasan Rinjani Lombok. Seminar Nasional Karya Pengabdian Peningkatan Daya Saing Hasil Pertanian Menuju Revolusi Industri 4.0. (hal. 43-56). Mataram: Universitas Muhammadiyah Mataram.

Pratiwi, A., & Moeis, J. (2022). sustainable farming: respons petani tanaman pangan terhadap kepemilikan lahan pertanian. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 43-71.

Rafly NM, Riniarti W, Hidayat W, Prasetia H, Wijaya AB, Niswati A, Hasanuddin U; IS, Banuwa. (2022). Pengaruh Pemberian Tanda Kosong Kelapa Sawit terhadap pertumbuhan sengon (Falcataria moluccana). Journal of Tropical Upland Resources, 1-10.

Rifai A, B. S., & Utomo. (2014). Nilai kesetaraan lahan budi daya tumpang sari tanaman tebu dengan kedelai: studi kasus di desa karangharjo, kecamatan sulang, kabupaten rembang. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah.

Salim R, R. N., & Amaliyah. (2021). Pemanfaatan dan pengolahan tepung glukomannan umbi porang (amorphophallus muelleri) sebagai bahan pengenyal produk olahan bakso. Jurnal Riset Teknologi Industri, 349-361.

Sari, R., & Suharatati. (2015). Tumbuhan Porang: Prospek Budidaya Sebagai Salah Satu Sistem Agroforestry. Buletin Eboni, Buletin Eboni.

Septyani, I. A., Saragih, S. Y., Sitanggang, K. D., & Lestari, W. (2022). Formulasi Pupuk Organik sebagai Alternatif Nutrisi Tanaman di Kelompok Tani Rantau Selatan. Jumat Pertanian, 45-49.

Siswanto, & Karamina. (2016). Persyaratan lahan tanaman porang (Amorphopallus ancophillus). Buana Sains, 57-70.

Syahputra N, M. M., & Suryadi. (2017). Analisis faktor yang mempengaruhi petani memilih pola tanam pada tanaman perkebunan di desa paya palas kecamatan ranto peureulak kabupaten aceh timur. Jurnal Agrifo, 41-50.

Tumangkeng TS, W. V., & Mawara. (2021). Analisis Pengaruh Curah Hujan terhadap Erosi pada Tanah tanpa Mulsa dan diberi mulsa. Manado: Universitas Sam Ratulangi.

Wahyuni KI, R. A., & Romadhon. (2020). Pemanfaatan Umbi Porang (Amorphophallus muelleri Bl) Sebagai Bahan Baku Keripik. Jurnal Karinov, 1-4.

Wulandari AT. (2021, Desember). Pemanfaatan pertanian monokultur untuk menunjang ketahanan pangan. Dipetik November 20, 2022, dari Research Gate: https://www.researchgate.net/publication/356915753

Downloads

Published

2023-03-12

How to Cite

Sosialisasi Kesesuaian Lahan Tanaman Porang Sebagai Tanaman Pendamping dan Pengolahan Hasil Porang Di Desa Kampung Dalam, Labuhanbatu . (2023). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 178-185. https://doi.org/10.59395/altifani.v3i2.352