Penyuluhan Jenis Obat Diabetes Melitus, serta Cara Penyimpanannya pada Masyarakat Desa Maku Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v3i4.444Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, Apoteker, Diabetes Melitus, ObatAbstract
Diabetes Melitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Pengelolaan DM memerlukan penanganan secara multidisiplin yang mencakup terapi obat dan non-obat. Pentingnya edukasi penggunaan obat DM yang benar menunjang keberhasilan terapi. Apoteker, terutama bagi yang bekerja di sektor kefarmasian komunitas, memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan penatalaksanaan terapi. Pentingnya peran apoteker dalam keberhasilan penatalaksana DM ini menjadi lebih bermakna karena penderita DM umumnya merupakan pelanggan tetap apotek, sehingga frekuensi pertemuan pasien dengan apoteker mungkin lebih tinggi daripada frekuensi pertemuannya dengan dokter. Peluang ini seharusnya dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin dalam rangka memberikan pelayanan kefarmasian yang professional. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap cara penyimpanan obat DM, terutama bentuk insulin. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan diskusi serta mengevaluasi pemahaman masyarakat melalui pretest dan posttest yang dilakukan oleh masyarakat Desa Maku. Adapun hasil dari penyuluhan dan diskusi terkait penyimpanan obat DM di Desa Maku adalah masyarakat dapat menambah pengetahuan melalui kuisioner posttest yang dibagikan. Dari perhitungan posttest didapatkan 84,5% masyarakat mengetahui dan memahami cara penyimpanan obat DM dengan benar. Dapat disimpulkan bahwa, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Downloads
References
Dina Sintia Pamela, Pahlemy, H., & Fitriansyah, A. (2019). Pedoman pelayanan kefarmasian pada diabetes melitus. In KEMENKES RI (Vol. 7, Issue 1).
Dwiputri, A. W., Pristianty, L., & Hermansyah, A. (2019). Pharmacist contributions in the treatment of diabetes mellitus in Southeast Asia: A narrative review. In Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology (Vol. 30, Issue 6). De Gruyter. https://doi.org/10.1515/jbcpp-2019-0322
Kemenkes, P. (2021). Penyakit Diabetes Melitus - Direktorat P2PTM. Kesehatan, 1–2. https://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus
Mutia Rissa, M., Riana, H., Ikawati, N., Milla Pratiwi, D., Indar Oktaviani, F., Puspitasari, I., Alfiyani, N., Milla Indah Puspitasari, N., & Aini Laila Saputri, N. (2022). EDUKASI DIABETES MELLITUS DAN CARA PENGGUNAAN OBAT ANTIDIABETES SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF Program Studi Diploma III Farmasi, Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta, Indonesia 2) Rumah Sakit Umum Paramedika, Wates, Kulon Progo, Indonesia . 6(1).
R. Han adam, Amin, B. A. (2022). ASUHAN KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN GLUKOSA DARAH PADA PASIEN TN. D DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSI BANJARNEGARA. Poltekkes Kemenkes Denpasar, 3(5), 6361–6366.
RI, D. K. (2005). Pharmaceutical Care Untuk Penyakit Diabetes Mellitus. In Departemen Kesehatan RI.
Simatupang, A. (2019a). Monografi. Farmakologi klinik obat-obat Diabetes Mellitus Tipe 2. In FK UKI.
Simatupang, A. (2019b). Monografi. Farmakologi klinik obat-obat Diabetes Mellitus Tipe 2. In Fk Uki.
Utami, I. K. (2019). Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Propolis Pada Mencit Putih Jantan Galur Balb /C Dengan Induksi Aloksan. Farmakologika?: Jurnal Farmasi, 16(02), 193–201.
yankes.kemkes. (2022). Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. In Kementerian Kesehatan RI. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1973/cara-penyimpanan-obat-yang-baik-di-rumah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Indah Kurnia Utami, Magfirah Magfirah, Fadillah Insani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























