Gambaran Masalah Cakupan Imunisasi: Tantangan Besar Di Desa Garassikang

Authors

  • Sri Handayani Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Andri Adrian Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Komang Mirnawati Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Ruthfika Sanggola Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Aulia Ufairah Akbar Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Siti Nailah Kaltsum Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Anissa Dyah Ayutaningrum Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin
  • Syamsuar Manyullei Departemen Kesehatan Lingkungan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v5i3.685

Keywords:

Imunisasi, Baduta, Prioritas Masalah, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Kesehatan sebagai isu yang kompleks memerlukan penetapan prioritas dan identifikasi akar permasalahan untuk merumuskan intervensi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah cakupan imunisasi sebagai masalah kesehatan prioritas di Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini dilakukan di Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung terhadap sampel. Penelitian dilakukan pada bulan Juli tahun 2024. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarkat Desa Garassikang dengan 4 target sasaran yaitu baduta, ibu hamil, remaja putri, dan wanita usia subur (WUS). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Non-Probability Random Sampling sebanyak 102 rumah tangga (Ruta) dengan total individu 118 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 30 baduta yang tidak diimunisasi lengkap atau memiliki cakupan imunisasi yang kurang dari 80% dengan persentase sebesar 75%. Cakupan imunisasi sebagai salah satu prioritas masalah kesehatan di Desa Garassikang memerlukan intervensi berupa edukasi secara langsung maupun melalui berbagai media guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya cakupan imunisasi yang lengkap.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrika, E., Handayani, S., Yanti, Y., & Putri, A. (2023). Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Di Pmb Hj. Nurachmi, S. St., M. Kes Kota Palembang Tahun 2023. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 5302-5305.

Dewi, A. P., & Putra, K. D. (2022). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar pada Anak Balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 16(2), 110–118. https://doi.org/10.24893/jkma.v16i2.

Fadhila, A. R. R., & Sari, R. (2024). Hubungan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Singandaru. JAWARA (Jurnal Ilmiah Keperawatan), 5(1), 20-26.

Fadilah, N., & Nurjanah, S. (2021). Hubungan status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA pada balita. Jurnal Kesehatan Reproduksi dan Gizi, 9(2), 88–94. https://doi.org/10.20473/jkrg.v9i2.2021.88-94

Igiany, P. D. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 2(1), 67-75.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI. https://pusdatin.kemkes.go.id

Kusuma, I. W., Astuti, D. A., & Hartati, S. (2020). Pengaruh imunisasi rotavirus terhadap kejadian diare pada anak usia di bawah dua tahun. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(3), 123–130. https://doi.org/10.14710/jkmi.15.3.123-130

Mardliyah, S., & Suhartono, S. (2021). Pengaruh kepercayaan dan dukungan sosial terhadap partisipasi imunisasi dasar lengkap pada balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 45–52. https://doi.org/10.14710/jkmi.16.1.45-52

Mukhtar, M. (2022). Cakupan imunisasi dasar bayi sebelum dan saat pandemi COVID-19 di Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 22(1).

Nasir, A., Wahyuni, R., & Fitriani, A. (2020). Persepsi masyarakat terhadap imunisasi dalam perspektif budaya lokal di pedesaan. Jurnal Promkes, 8(2), 110–117. https://doi.org/10.20473/jpk.V8.I2.2020.110-117

Nurdin, A., Tihardimanto, A., Purnamaniswaty, P., & Lutfi, M. (2024). Hubungan Kesadaran Ibu Dengan Kepatuhan Jadwal Imunisasi Di Masa Pandemi Di Kecamatan Rappocini. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 10(2), 205-212.

Paramitha, I. A., & Rosidi, A. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Program Bulan Imunisasi Anak Nasional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1397-1404.

Pawenrusi, E. P., & Hatta, M. (2020). Gambaran Peran Kader Dalam Program Imunisasi Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tarowang Kabupaten Jeneponto. Jurnal Mitrasehat, 10(2), 202-215.

Putri, A. N., Sari, Y., & Rahayu, W. (2023). Determinan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap pada Balita di Indonesia: Analisis Data Riskesdas 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(2), 101-110. https://doi.org/10.15294/kemas.v19i2.

Putri, M. A., Sari, Y. D., & Hanafiah, H. (2022). Strategi komunikasi budaya dalam meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah pedesaan. Jurnal Ilmu Komunikasi Kesehatan, 4(1), 28–35. https://doi.org/10.1234/jikk.v4i1.2022.28

Putri, M. D., & Handayani, T. (2023). Hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak balita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 45-52. https://doi.org/10.20473/jkmi.v18i1.

Prabowo, H., Ramadhan, F. R., & Widodo, A. (2021). Akses terhadap fasilitas kesehatan dan ketidaklengkapan imunisasi dasar pada balita di Indonesia. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 6(3), 123-131. https://doi.org/10.14710/jekk.v6i3

Rahman, M., Haque, S. E., & Begum, T. (2022). Factors associated with incomplete immunization among children aged 12–23 months in Indonesia: A multilevel analysis. BMC Public Health, 22(1), 1234. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13352-z

Sari, D. P., Utami, I. G. A. A. D., & Kusumawardani, R. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status imunisasi dasar pada anak usia 12-23 bulan di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2), 178-186. https://doi.org/10.26553/jikm.v13i2

Sigit, I. A., Simanjuntak, M. B. U., & Rajagukguk, M. (2023). Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan, Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Penghasilan Orang Tua Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 22(2), 132-139.

Wahyuni, S., Badriah, L., & Mulyani, E. (2021). Status imunisasi dan kejadian penyakit menular pada balita: Studi kasus di Lombok Timur. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Lingkungan, 13(1), 45–53. https://doi.org/10.14710/jikl.13.1.45-53

WHO. (2021). Immunization coverage. https://www.who.int/news-room/fact sheets/ detail/ imunization-coverage

World Health Organization. (2023). Immunization Coverage Fact Sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/immunization-coverage

Yanti, N. L. P. E., Prasetya, H., & Astiti, N. P. W. (2023). Determinan Ketidaklengkapan Imunisasi Dasar pada Anak Usia 12-23 Bulan di Indonesia: Analisis Data SDKI 2017. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 14(1), 65-74. https://doi.org/10.26553/jikm.2023.v14i1

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Gambaran Masalah Cakupan Imunisasi: Tantangan Besar Di Desa Garassikang. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 177-185. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i3.685

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2