Pelatihan dan Edukasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi Masyarakat Awam
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v5i3.704Keywords:
PPGD, pelatihan, edukasi, masyarakat awam, pertolongan daruratAbstract
Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) merupakan tindakan awal terhadap kondisi medis yang dapat mengancam nyawa dan harus segera ditangani. Namun, kesadaran dan pengetahuan masyarakat awam terhadap PPGD masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan pelatihan dan penyuluhan berbasis praktik langsung yang interaktif. Selain itu, dilakukan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 52% menjadi 84%, membuktikan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Pengabdian ini dilakukan pada 1 Mei 2025 di Pendopo Gua Maria Semanggi, Sembungan, bekerja sama dengan Klinik Pratama Rawat Inap Kasih Bunda. Kegiatan diawali dengan pre-test menggunakan kuesioner berisi 10 soal mengenai PPGD. Kemudian diberikan materi edukatif serta pelatihan praktik secara langsung, dilanjutkan dengan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan. Peserta terdiri dari 80 orang dari lingkungan Gereja Salib Suci Gunung Sempu dan sekitarnya.
Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari skor rata-rata pre-test 52% menjadi post-test 84%. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman teknik dasar PPGD seperti CPR, penanganan luka, dan penggunaan alat P3K. Kegiatan juga meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam bertindak cepat dalam situasi darurat.
Downloads
References
Ali, A., Ifadah, E., & Hidayah, N. (2024). Keperawatan Gawat Darurat: Teori dan Implementasi. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Amdisyah, A. Z. M. (2023). KARAKTERISTIK PASIEN TRAUMA KEPALA AKIBAT KECELAKAAN LALU LINTAS DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2019. Universitas Hasanuddin.
Ida Mardalena, I. M. (2019). Asuhan keperawatan gawat darurat.
Marbun, N. A. S., Kep, M., Sinuraya, N. E., Amila, N., Kep, M., Kep, S., Simanjuntak, N. G. V., & Kep, M. (2020). Manajemen Cedera Kepala. Ahlimedia Book.
Muchtar, N. R., Bayhaqi, H. N., Sidqi, M. H., Hariani, M., & Darmawan, D. (2024). Edukasi pertolongan pertama gawat darurat (PPGD) sebagai penguat keterampilan pada siswa SMP. FUNDAMENTUM: Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 2(4), 47–57.
Mustika, R., & Pradikta, H. Y. (2022). Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Penyandang Disabilitas: Perspektif Fiqih Siyasah. As-Siyasi, 1(2), 14–33.
Nurhamsyah, D. (2024). COMMUNITY HEALTH ACTION MODEL KOLABORASI ANTARA KEPOLISIAN, MASYARAKAT, DAN SISWA SEKOLAH MENENGAH UNTUK MENINGKATKAN PERAN MASYARAKAT TERKAIT PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN DI PANGANDARAN. DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 13(2), 211–217.
Pusponegoro, D. R. D. A. D., & Sujudi, A. (2016). Kegawatdaruratan dan bencana: solusi dan petunjuk teknis penanggulangan medik & kesehatan. PT. Rayyana Komunikasindo.
Putro, A. T. H., & Purwandari, E. (2013). Dampak psikologis kecelakaan lalu lintas. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Setiawan, B. (2023). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETEPATAN PENANGANAN PASIEN DI RUANG IGD RS PREMIER SURABAYA. STIKES HANG TUAH SURABAYA.
Suwardianto, H. (2020). Buku Ajar Keperawatan Kritis: Pendekatan Evidence Base Practice Nursing. Lembaga Chakra Brahmana Lentera.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Riskha Dora Candra Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























