Kesetaraan Gender dan Keberdayaan Anggota Kelompok Wanita Tani dalam Ketahanan Pangan di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.773Keywords:
Kesetaraan gender, Keberdayaan, Kelompok Wanita Tani (KWT), Ketahanan pangan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Kesetaraan gender dalam rumah tangga pertanian menjadi isu penting karena perempuan tidak hanya menjalankan aktivitas reproduktif, tetapi juga berperan dalam kegiatan produktif dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembagian peran gender dan tingkat keberdayaan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 anggota KWT pada Agustus–Oktober 2024. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen pendukung. Pembagian peran gender dianalisis secara deskriptif berdasarkan ranah reproduktif, produktif, dan sosial. Keberdayaan diukur melalui kehadiran, respons program, partisipasi, kepedulian terhadap ketahanan pangan, dan kemandirian menggunakan skala Likert 1–4. Hasil menunjukkan perempuan menjadi pelaku utama dalam aktivitas reproduktif (63,5%), produktif (50,4%), dan sosial (44,0%). Tingkat keberdayaan anggota KWT berada pada kategori tinggi dengan skor 1.961 dari 2.400. Respons program, partisipasi, dan kepedulian terhadap ketahanan pangan sangat tinggi, sedangkan kemandirian perlu diperkuat melalui peningkatan keterampilan, akses modal, dan pengolahan hasil.
Downloads
References
Alkire, S., Meinzen-Dick, R., Peterman, A., Quisumbing, A., Seymour, G., & Vaz, A. (2013). The Women’s Empowerment in Agriculture Index. World Development, 52, 71–91. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.06.007 DOI: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2013.06.007
Arbian, W. N., & Wardani, D. P. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Kinanti di Desa Lumajang, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 32(2), 120–125. https://doi.org/10.55259/jiip.v32i2.304 DOI: https://doi.org/10.55259/jiip.v32i2.305
Ariani, S. F., Adyani, N. H., Afrizky, H. G., Santoso, S. T., Rahmawati, A. F., & Wiryani, F. A. (2025). Penguatan nilai kesetaraan gender dan keberdayaan perempuan melalui pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Dukuh Mulwo Klaten. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Riau (JPPM Kepri), 5(2), 29–40. https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v5i2.2397
Arif, Z. Z. (2019). Peran ganda perempuan dalam keluarga perspektif feminis Muslim Indonesia. Indonesian Journal of Islamic Law, 1(2), 97–126. https://doi.org/10.35719/ijil.v1i2.195 DOI: https://doi.org/10.35719/ijil.v1i2.195
Bahri, S. J. A., & Listyani, R. H. (2023). Pengaruh tingkat partisipasi dalam pemberdayaan perempuan pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Paradigma, 12(3), 31–40.
Dianingtyas, Z., & Situmorang, L. (2023). Modal sosial pada kelompok tani wanita (Studi kasus Kelompok Tani Wanita Barokah Tani di Desa Sumber Sari Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara). eJournal Pembangunan Sosial, 11(2), 196–206.
Erianto, F., Jumadi, M., & Suryaningsi. (2025). Ketidaksetaraan gender dalam partisipasi pengambilan keputusan pengelolaan sumber daya alam. DOH Gisin, 2(2), 65–74. https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/dohgisin/article/view/4380
Faizien, H. A. (2025). Peran perempuan dalam pembangunan ekonomi pertanian. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(1), 49–63. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i1.4695 DOI: https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i1.4695
Firmansyah, A., & Apriliana, R. (2025). Analisis gender peran perempuan pada ketahanan keluarga di Desa Margaluyu Kabupaten Bandung Barat. Comm-Edu (Community Education Journal), 8(1), 143–149.
Heryadi, D. Y., & Rofatin, B. (2020). Pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) berbasis sumberdaya lokal untuk peningkatan pendapatan rumah tangga petani. Journal of Empowerment Community, 2(2), 167–172.
Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women’s empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464. https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125 DOI: https://doi.org/10.1111/1467-7660.00125
Khaerani, N. S. (2017). Peran wanita dalam perubahan sosial melalui kepemimpinan Posdaya. Sosietas, 7(1), 371–375. DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v7i1.10352
Kurniawan, D., Nisaa, C., & Purwati, S. (2024). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Wangi dalam pengelolaan pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Wilayu Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo. Jendela PLS, 9(2), 190–199. https://doi.org/10.37058/jpls.v7i1 DOI: https://doi.org/10.37058/jpls.v9i2.13450
Lukman, J. P. (2024). Pemberdayaan perempuan sebagai poros utama pembangunan berkelanjutan: Membangun kesetaraan, kesejahteraan, dan keseimbangan lingkungan. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(8), 88–97. https://doi.org/10.62504/jimr822 DOI: https://doi.org/10.62504/jimr822
Malapit, H., Quisumbing, A., Meinzen-Dick, R., Seymour, G., Martinez, E. M., Heckert, J., Rubin, D., Vaz, A., & Yount, K. M. (2019). Development of the project-level Women’s Empowerment in Agriculture Index (pro-WEAI). World Development, 122, 675–692. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2019.06.018 DOI: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2019.06.018
Manto, R. A., Indriani, R., & Saleh, Y. (2023). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap peningkatan pendapatan keluarga (Studi kasus KWT Muda Mandiri Desa Dutohe Barat Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango). Agri-SosioEkonomi Unsrat, 19(2), 761–768. DOI: https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i2.48301
Moser, C. O. N. (1993). Gender planning and development: Theory, practice and training. Routledge.
Mulyanah, A., Siahaan, A. S., Mukaroma, N. F., & Purnaningsih, N. (2025). Penguatan kelembagaan Kelompok Wanita Tani dalam mendorong perekonomian keluarga petani. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3). https://doi.org/10.31960/caradde.v7i3.2597
Muthiah, F., & Hubeis, A. V. S. (2017). Analisis gender terhadap tingkat keberhasilan program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, 1(4), 435–450. http://ejournal.skpm.ipb.ac.id/index.php/jskpm/article/view/1 DOI: https://doi.org/10.29244/jskpm.1.4.435-450
Mutolib, A., & Nuraini, C. (2022). Women's multiple roles and social pressure in agrarian society. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 17(2), 173–192. https://doi.org/10.21580/sa.v17i2.13687 DOI: https://doi.org/10.21580/sa.v17i2.13687
Nido, R. A., Windiasih, R., Sulaiman, A. I., Muatip, K., & Sari, L. K. (2024). Model pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) melalui modal sosial untuk menjaga kohesivitas kelompok: Indonesia. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 12(1), 117–132. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i1.10088 DOI: https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i1.10088
Nurhidayat, I. (2023). Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ekonomi di Desa Kertajaya Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran. Journal E-Gov Wiyata: Education and Government, 1(1), 10–26. DOI: https://doi.org/10.71128/e-gov.v1i1.4
Nurmayasari, I., Mutolib, A., Damayanti, N., & Safitri, Y. (2019). Kesetaraan gender pada rumah tangga petani padi sawah di Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 1(2), 81–89. https://doi.org/10.23960/jsp.Vol1.No2.2019.19 DOI: https://doi.org/10.23960/jsp.Vol1.No2.2019.19
Nuryana, Arsyad, A., & Novita, I. (2022). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Program Pekarangan Pangan Lestari di Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Jurnal Agribisains, 8(2), 82–88. https://doi.org/10.30997/jagi.v8i2.6760 DOI: https://doi.org/10.30997/jagi.v8i2.6760
Pertiwi, V. A., Fibrianingtyas, A., & Maulinda, R. (2024). Peran ganda perempuan pedesaan dalam rumah tangga petani berperspektif gender. Agriekstensia, 23(2), 318–330. https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v23i2.3420 DOI: https://doi.org/10.34145/agriekstensia.v23i2.3420
Purbowo, P., Nurazizah, S., Sukma, S. A. I., & Khasan, U. (2024). Peran perempuan dalam pertanian di wilayah Desa Hutan Jombang. Sigmagri, 4(1), 27–40. https://doi.org/10.32764/sigmagri.v4i1.1174
Rahmawati, & Kriswanto, H. D. (2025). Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Adem Ayem dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial, 13(3), 126–134. https://doi.org/10.37081/ed.v13i3.7372 DOI: https://doi.org/10.37081/ed.v13i3.7372
Setiadi, M. B., & Pradana, G. W. (2022). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui program Desa Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan. Publika, 10(3), 881–894. DOI: https://doi.org/10.26740/publika.v10n4.p881-894
Sinaga, R., Suswatingingsih, T. E., & Purwandari, I. (2024). Pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani di Kalurahan Semoyo Kapanewon Patuk Kabupaten Gunung Kidul. Agroforetech, 2(3), 1426–1433. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1547
Sopiah, P., Nuryati, R., & Mutolib, A. (2024). Hubungan antara peran kelompok penangkar dengan kapasitas petani penangkar benih padi di Kabupaten Ciamis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 11(3), 1669–1681.
Widiastri, N. L. K., Syarif, Y. A., Rangga, K. K., & Ibnu, M. (2024). Peranan perempuan dalam kegiatan pertanian dan kehidupan budaya Bali di Desa Bali Sadhar Selatan Kecamatan Banjit Kabupaten Way Kanan. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development, 6(2), 135–147. DOI: https://doi.org/10.23960/jsp.Vol6.No02.2024.172
Zuliyah, S. (2010). Strategi pemberdayaan masyarakat desa dalam menunjang pembangunan daerah. Journal of Rural and Development, 1(2), 151–160.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abdul Mutolib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























