Edukasi Pencegahan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMA Negeri 1 Langowan

Authors

  • Bukroanah Amir Makkau Universitas Negeri Manado https://orcid.org/0009-0002-5715-9680
  • Nancy Sylvia Bawiling Universitas Negeri Manado
  • Andi Pramesti Ningsih Universitas Negeri Manado
  • Tika Bela Sari Universitas Negeri Manado

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.831

Keywords:

Edukasi, Remaja, Seks Bebas, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Perilaku seks bebas tidak hanya terbatas pada hubungan intim, tetapi mencakup berciuman, berpelukan, menempelkan alat kelamin, serta bentuk kontak fisik lainnya yang mengarah pada hubungan seksual. Banyak remaja belum memahami bahwa perilaku tersebut termasuk dalam kategori seks bebas. Oleh karena itu, edukasi mengenai seks bebas sangat penting diberikan, mengingat dampaknya yang merugikan, khususnya bagi mereka yang masih berada di bangku sekolah seperti kecemasan, depresi, kehamilan di luar nikah, dikucilkan masyarakat, hingga putus sekolah. Kegiatan edukasi dilakukan di SMA Negeri 1 Langowan dengan metode ceramah dan diskusi interaktif yang melibatkan 50 siswa. Pemberian edukasi mampu meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pendidikan seksual sebagai uoaya pencegahan perilaku seksual berisiko.  Diharapkan melalui penyuluhan ini, pemahaman remaja tentang bahaya seks bebas meningkat, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang lebih bijak demi masa depan yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Af’idah, H., Nisrina, Syahtuah Siregar, A., Naysilla, A., Putri, A., & Raditya Putri, I. (2025). The Influence of Health Education on Increasing Knowledge About Social Intelligence and Recognizing the Limits and Risks of Free Sex at SMA Negeri 1 Sunggal. 2025, 15–22. https://doi.org/10.62027/sevaka.v3i1.280. DOI: https://doi.org/10.62027/sevaka.v3i1.280

Annisa, S., & Musniati, N. (2025). Hubungan Paparan Pornografi Dengan Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Sman X Kota Tangerang Selatan. DOI: https://doi.org/10.64931/jks.v5i1.129

Cammock, R., Pousini, T., Andrews, M., Vaka, S., & Tautolo, E. S. (2023). Pacific high school students’ experiences of sexual and reproductive health education in Aotearoa New Zealand. Sex Education. https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2279561. DOI: https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2279561

Fajar, M. N., Ghany, B. S., & Abdullah, M. I. (2025). Pentingnya Pendidikan Seksual Di Remaja Smp. Adiba: Journal Of Education, 5(2), 229–233.

Hasni, K. (2024). Gender Inequalities, Sex Education, And Development Supervision Adolescents In Aceh Indonesia (Vol. 1, Issue 1). https://ojs.unimal.ac.id/mijeshi/.

Ifayanti, H., Wahyuni, R., Riskiani, D., Destiana, E., Fadilah, I. N., Dewi, M. P., Cintana, N., Hestina, N., Susanti, R., Putri, W. E., Nisrina. Zalfaa, Anggraeni, E., Salwa, A., Winanti, M., & Marshana, N. (2025). Edukasi Pencegahan Pergaulan Bebas Pada Remaja di SMKN 01 Gading Rejo, Pringsewu Lampung.

Julieta Tiwow, I., Elisa Rakinaung, N., Geneo, M., Budiawan, H., Keperawatan, F., & Katolik De La Salle Manado, U. (2022). Efektifitas Edukasi Kesehatan Dengan Metode Telenursing Dalam Menanggulangi Kecenderungan Sikap Seks Bebas Pada Remaja. In Lasalle Health Journal (Vol. 1).

Nelwan, J. E., & Sumampouw, O. J. (2025). Nomor 2 Tahun 2025 Halaman 86-92 Jurnal Pengabdian Masyarakat Research & Learning in Faculty of Education. ABDIRA, 5. DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v5i2.595

Nur Latifah Lubis, Abdul Fattah Nasution, & Juli Julaiha Pulungan. (2024). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membelajarkan Pendidikan Seks Di SMP Swasta Budisatrya Medan. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(1), 316–324. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i1.445. DOI: https://doi.org/10.61132/karakter.v2i1.445

Phillips, R., Hirst, J., Winterbotham, T., & Tucker, H. (2023). Relationships and sex education for the postsecular classroom. Sex Education. https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2263858. DOI: https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2263858

Rahim, N. K., & Sulistiani, I. (2025). Pendidikan Kesehatan Seksual pada Remaja Di SMA dalam Upaya Menurunkan Perilaku Seksual Beresiko (Sexual Health Education for High School Students in Efforts to Reduce Risky Sexual Behavior). In SERAMBI Jurnal Pengabdian Masyarakat (Vol. 2, Issue 1).

Ramadhani, N. J., Samad, S., & Latif, S. (2023). Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Dan Penanganannya (Studi Kasus Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Kabupaten Pinrang) Free Sex Behavior in Adolescents and Handling It (Case Study of High School Students in Pinrang Regency).

Rifan Muhammad Rafi, Tetti Solehati, & Hendrawati, H. (2024). Parents perceptions about sex education for early adolescents in primary schools in Hegarmanah village area. Jurnal Keperawatan, 15(02). https://doi.org/10.22219/jk.v15i02.32417. DOI: https://doi.org/10.22219/jk.v15i02.32417

Setty, E. (2023). Young people and sexual consent: contextualising ‘miscommunication’ amid ‘grey areas’ of ambiguity and ambivalence. In Sex Education. Routledge. https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2259321 DOI: https://doi.org/10.1080/14681811.2023.2259321

Sugiato Eka Setiawati, & Mile, J. M. (2024). Perilaku Seks Bebas dan Peningkatan Kasus Dispensasi Kawin (Analisis Dokumen Putusan di Pengadilan Agama Tondano).

Supit, E., Pantow, A., Karamoy, P., Husen, M., Aditama, Y., Kasenda, R., Studi, P., Konseling, B., Pendidikan, I., & Psikologi, D. (2023). Kurangnya Sex Education Karena Persepsi-Persepsi Negatif Di Lingkup Masyarakat. Jurnal Pendidikan Mandala, 8(1). http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JJUPE/index DOI: https://doi.org/10.58258/jupe.v8i1.4343

Vira, N. (2025). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di Smk Kartika Nusantara Kota Semarang.

Yetti, N., Ramadhani, S., Yuliandarini, R., & Hanoselina, Y. (2025). Peningkatan Pemahaman Bahaya Pergaulan Bebas Pada Kalangan Remaja Di SMA Pertiwi 1 Padang.

Downloads

Published

2025-09-13

How to Cite

Edukasi Pencegahan Perilaku Seks Bebas pada Remaja di SMA Negeri 1 Langowan. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(5), 670-676. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i5.831