Optimalisasi Deep Learning untuk Menciptakan Pembelajaran yang Bermakna Di Sekolah MAN 3 Pesisir Selatan
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.893Keywords:
deep learning, kurikulum merdeka, joyfull, mindfull, meaningfullAbstract
Pembelajaran akibat keterbatasan teknologi, infrastruktur, dan literasi digital guru serta siswa. Kondisi ini berdampak pada rendahnya pemanfaatan pembelajaran inovatif, termasuk deep learning yang menekankan literasi, pemecahan masalah, dan berpikir kritis. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran inovatif yang selaras dengan Kurikulum Merdeka melalui pelatihan, pendampingan, dan penyediaan materi pembelajaran. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis, mulai dari sosialisasi hingga pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru dalam mengintegrasikan pendekatan deep learning, serta tumbuhnya motivasi siswa melalui pembelajaran aktif dan kontekstual. Program ini juga mendorong sekolah mitra mengadopsi Kurikulum Merdeka secara lebih efektif. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan keberdayaan mitra dalam mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai kebutuhan lokal dan arah kebijakan pendidikan nasional, sehingga berdampak positif pada kualitas proses belajar mengajar.
Downloads
References
Adipat, S. (2021). Developing Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) through Technology-Enhanced Content and Language-Integrated Learning (T-CLIL) Instruction. Education and Information Technologies, 26(5), 64616477. https://doi.org/10.1007/s10639-021-10648-3 DOI: https://doi.org/10.1007/s10639-021-10648-3
Arifin, M. (2022). Pendidikan di Daerah Pesisir: Tantangan dan Solusi. Pustaka Edukasi. https://www.pustakaedukasi.com/arifin2022
Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan. (2023). Statistik Pendidikan dan Ekonomi Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2023. https://bps.pesisirselatan.go.id
Banowati, E., & Fithri, A. S. (2024). Penguatan Kapasitas Guru Geografi Melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Abdimas PHB, 7(1). DOI: https://doi.org/10.30591/japhb.v7i1.5711
Bitting, K. S., McCartney, M. J., Denning, K. R., & Roberts, J. A. (2018). Conceptual Learning Outcomes of Virtual Experiential Learning: Results of Google Earth Exploration in Introductory Geoscience Courses. Research in Science Education, 48(3), 533548. https://doi.org/10.1007/s11165-016-9577-z DOI: https://doi.org/10.1007/s11165-016-9577-z
Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). E-learning and the science of instruction: Proven guidelines for consumers and designers of multimedia learning. John Wiley & Sons. DOI: https://doi.org/10.1002/9781119239086
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97140. DOI: https://doi.org/10.1080/10888691.2018.1537791
Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan. (2024). Laporan Pendidikan di Nagari Pelangai Tahun 2024. Konferensi Pendidikan Sumatera Barat. https://disdik.pesisirselatan.go.id
Golightly, A., & Raath, S. (2015). Problem-Based Learning to Foster Deep Learning in Preservice Geography Teacher Education. Journal of Geography, 114(2), 5868. https://doi.org/10.1080/00221341.2014.894110 DOI: https://doi.org/10.1080/00221341.2014.894110
Goodfellow, I., Bengio, Y., & Courville, A. (2016). Deep learning. MIT Press.
Hidayatullah, S. (2021). Persepsi Mahasiswa Tentang Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jurnal Ilmiah FONEMA: Jurnal Edukasi Bahasa Dan , Query date: 2022-10-09 16:03:31.
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Center for Curriculum Redesign.
Kemendikbud. (2022). Panduan implementasi Kurikulum Merdeka.
LeCun, Y., Bengio, Y., & Hinton, G. (2015). Deep learning. Nature, 521(7553), 436444. DOI: https://doi.org/10.1038/nature14539
Luckin, R., Holmes, W., Griffiths, M., & Forcier, L. B. (2016). Intelligence unleashed: An argument for AI in education.
Marviyanasari, S. (2016). Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran geografi melalui model mind mapping. digilib.unila.ac.id. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/23068
Mayer, R. E. (2019). Multimedia learning (3rd, Ed.). Cambridge University Press.
Schmidhuber, J. (2015). Deep learning in neural networks: An overview. Neural Networks, 61, 85117. DOI: https://doi.org/10.1016/S0893-6080(14)00258-5
Selwyn, N. (2016). Education and technology: Key issues and debates. Bloomsbury Publishing. DOI: https://doi.org/10.5040/9781474235952
Setiawan, B., & Hakim, R. (2023). Pengaruh Pelatihan Teknologi dalam Pendidikan. Jurnal Pendidikan Digital, 12, 4560.
Suasti, Y. (2025). Penggunaan FiturFitur Google Earth Untuk Meningkatkan Berpikir Spasial Siswa Pada Mata Pelajaran Geografi Di SMAN 2 Padang Panjang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).
Syahwifa, K. I., & Wijayanto, B. (2025). Pemanfaatan Model Pembelajaran Project Based Learning Berbantu Geospatial Technology Terhadap Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI Fase F di SMA Negeri 1 Batang Kapas. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(1), 887894. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2589 DOI: https://doi.org/10.54373/imeij.v6i1.2589
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yurni Suasti, Dedi Hermon, Bayu Wijayanto, Syafri Anwar, Ratna Wilis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























