Pelatihan Life Skill Berkelanjutan Untuk Meningkarkan Life-Skill dan Motivasi Karir Sejak Dini Bagi Komunitas Peduli Anak Jalanan Kota Makassar

Authors

  • Fitriana Fitriana Universitas Negeri Makassar
  • Sitti Rahmi Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Akhsa Wahda Universitas Negeri Makassar
  • Putri Anggun Nur Farahim Universitas Negeri Makassar
  • Kalvi Amalia Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.908

Keywords:

anak-jalanan, life-skill, motivasi karir, self-esteem

Abstract

Program pemberdayaan pada Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar dilaksanakan untuk menjawab permasalahan rendahnya self-esteem dan lemahnya motivasi karir anak binaan. Hasil observasi dan pengukuran skala self-esteem terhadap 27 anak binaan Komunitas Peduli Anak Jalanan (KPAJ) Makassar menunjukkan seluruh anak (100%) memiliki tingkat self-esteem yang rendah serta motivasi karir yang lemah. Program ini menggunakan pendekatan pendekatan partisipatif dan reflektif yang selaras dengan prinsip Person-Centered Counseling pendekatan Developmental Career Counseling metode pelatihan life-skill, konseling berpusat pada anak, dan eksplorasi karir berbasis pengalaman. Program dilaksanakan melalui enam tahap terintegrasi, mulai dari sosialisasi, pelatihan self-esteem, pelatihan karir, pendampingan, hingga keberlanjutan program. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi tertulis, serta pengukuran menggunakan Skala Rosenberg dan instrumen karir sederhana. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, yaitu skor self-esteem meningkat lebih dari 20% pada sebagian besar peserta, keterlibatan aktif dalam diskusi dan aktivitas kelompok mencapai lebih dari 80%, serta hampir seluruh anak berhasil menyusun peta karir pribadi yang menggambarkan arah masa depan lebih jelas. Anak-anak juga menunjukkan keberanian mengekspresikan pendapat, regulasi emosi yang lebih baik, dan kesiapan merencanakan langkah menuju cita-cita. Keberlanjutan program didukung melalui pelatihan relawan dan forum “Klub Cita-Cita” sebagai wadah mentoring jangka panjang. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan life-skill efektif meningkatkan self-esteem, motivasi karir, karakter anak jalanan, serta dapat direplikasi pada komunitas marginal lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fitriana. (2021). Children’s Emotional Behavior In Role Playing Activities At Nadira Kindergarten, Takalar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 55–63.

Fitriana. (2021). Meningkatkan Motivasi Belajar Tunas Muda Desa Tonasa Dengan Edukasi Psikologi Dan Parenting. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Fitriana. (2022). Edukasi Webinar Konseling Pendekatan Pikiran Dan Perilaku Sebagai Upaya Pencegahan Bullying Di Lingkungan Sekolah. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Fitriana. (2022). Pernikahan Anak: Stop Jadikan Pernikahan Anak Alasan Kebahagiaan. Makassar: UNM Press.

Fitriana. (2022). The Implementation Of Siri’ In Career Planning Guidance For Criminals. Jurnal Konseling Multikultural, 6(2), 121–135.

Fitriana. (2023). Definisi Diri Dan Definisi Situasi Remaja Dalam Penjajakan Karier. Jurnal Ilmu Pendidikan, 9(1), 22–34.

Ferguson, K. M. (2018). Life Skills And Resilience Among Street-Involved Youth. Journal of Adolescent Research.

Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York, NY: Bantam Books.

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2020). Rencana Induk Riset Nasional 2020–2045. Jakarta: Kemenristek/BRIN.

Komunitas Peduli Anak Jalanan Makassar. (2023). Profil Komunitas. Makassar: KPAJ.

Mahmudah, S., Widajati, W., Wijiastuti, A., & Pamuji. (2023). Vocational Life Skills For Students With Disabilities Through Experiential Learning. Studies in Learning and Teaching, 4(3), 499–507. DOI: https://doi.org/10.46627/silet.v4i3.345

Marianna, R., & Zainuddin, M. (2022). Efektivitas Refleksi Naratif Dalam Meningkatkan Self-Esteem Anak Marginal. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(1), 22–29.

Niles, S. G., & Harris-Bowlsbey, J. (2021). Career Development Interventions In The 21st Century (5th Ed.). Boston, MA: Pearson.

Orth, U., & Robins, R. W. (2014). The Development Of Self-Esteem. Current Directions in Psychological Science, 23(5), 381–387. DOI: https://doi.org/10.1177/0963721414547414

Rahmadani, A. (2022). E-peer support: Dukungan Psikososial Teman Sebaya Bagi Siswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 101–110.

Rahmi, S. (2021). Pengembangan Model Permainan Scrabble Untuk Anak Usia Dini. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Rosenberg, M. (1965). Society And The Adolescent Self-Image. Princeton, NJ: Princeton University Press. DOI: https://doi.org/10.1515/9781400876136

Savickas, M. L. (2013). Career Construction Theory And Practice. In S. D. Brown & R. W. Lent (Eds.), Career development and counseling: Putting theory and research to work (pp. 147–183). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Super, D. E. (1957). The Psychology Of Careers. New York, NY: Harper & Row.

UNESCO. (2021). Youth, Skills And Employability In Marginalized Contexts. Paris: UNESCO.

UNICEF. (2012). Life Skills: What Are They And Why Are They Important? New York, NY: UNICEF.

UNICEF. (2019). Life Skills Education For Vulnerable Children. New York, NY: UNICEF.

Wahda, M. A. (2023). The Role Of PATBM In Preventing Child Labour In The Informal Sector. Jurnal Perlindungan Anak Indonesia, 4(2), 88–101.

World Health Organization. (2020). Skills For Health And Well-Being. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2021). Measuring And Monitoring Children’s Mental Health. Geneva: WHO.

Zainuddin, M., Asriani, N., & Marianna, R. (2021). Efektivitas Refleksi Naratif Dalam Peningkatan Self-Esteem Siswa Marginal. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 135–142.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Pelatihan Life Skill Berkelanjutan Untuk Meningkarkan Life-Skill dan Motivasi Karir Sejak Dini Bagi Komunitas Peduli Anak Jalanan Kota Makassar. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 210-220. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.908