Edukasi dan Perancangan Roadmap Kelurahan Inklusif Untuk Menyokong UNESA Sebagai Kampus Ramah Disabilitas

Authors

  • Rianda Usmi Universitas Negeri Surabaya
  • Budi Santosa Universitas Negeri Surabaya
  • Firre An Suprapto Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Ridho Prihatin Universitas Negeri Surabaya
  • Vito Dafanda Febriansah Universitas Negeri Surabaya
  • Achmad Faried Irfany Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.1063

Keywords:

UNESA, kampus ramah disabilitas, kelurahan inklusif, roadmap

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan atau berfokus pada edukasi dan perancangan roadmap kebijakan kelurahan inklusif guna menyokong Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai kampus ramah disabilitas. Kampus 1 UNESA yang berlokasi di Kelurahan Ketintang Surabaya telah mendapatkan pengakuan sebagai kampus ramah disabilitas, akan tetapi belum disokong oleh masyarakat dan pemerintah kelurahan setempat. Banyak sarana prasarana umum di masyarakat Ketintang belum memiliki aksesibilitas yang ramah disabilitas. Metode PKM meliputi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan difokuskan pada analisis kebutuhan, perancangan materi dan kegiatan. Tahap pelaksanaan berupa paparan materi dan perancangan roadmap. Tahap evaluasi berupa refleksi dan umpan balik. Indikator keberhasilan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni minimum 75% peserta hadir dan mengikuti kegiatan sampai selesai, minimum 75% peserta menyatakan komitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif-ramah disabilitas; dan tersusunnya 1 roadmap kebijakan penyelenggaran kelurahan inklusif. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan inklusif, serta berhasil menyusun roadmap kebijakan kelurahan inklusif. Penyusunan roadmap melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pemerintah, dan komunitas penyandang disabilitas. Roadmap yang dihasilkan sangat penting sebagai pedoman dalam menciptakan lingkungan sosial yang inklusif, baik dari aspek infrastruktur, layanan publik, maupun akomodasi untuk kelompok disabilitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Clark, A., & Dickerson, C. (2022). Creating inclusive learning environments. University of Hertfordshire, 6(1), 14.

Eldiva, F. T., Jofipasi, R. A., Anwar, A. R. K., & Annisa, R. (2023). Peningkatan kesadaran dan dan penerimaan masyarakat terhadap individu disabilitas. JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus, 1(2), 1017. https://doi.org/10.31849/jppkhlectura.v1i2.17206

Hedetoft, U. R. (2013). Social inclusion: Inaugural editorial. Social Inclusion, 1(1), 12. https://doi.org/10.17645/SI.V1I1.102 DOI: https://doi.org/10.17645/si.v1i1.102

Kearney, A. (2011). "Preliminary Material". In Exclusion from and Within School. Leiden, The Netherlands: Brill. Retrieved Dec 20, 2025, from https://brill.com/view/book/9789460914997/BP000001.xml DOI: https://doi.org/10.1007/978-94-6091-499-7

Murwaningsih, S., Wedjajati, R. S., Studi, P., Sosial, P., Yogyakarta, K., & Yogyakarta, D. I. (2021). Penerimaan masyarakat kepada penyandang disabilitas (studi desa inklusi peduli dengan kelompok rentan di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo). SOSIO PROGRESIF: Media Pemikiran Studi Pembangunan Sosial, 1(1), 4157. https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v1i1.120 DOI: https://doi.org/10.47431/sosioprogresif.v1i1.120

Ngambut, K. (2023). Pelatihan sanitasi inklusi mewujudkan akses sanitasi layak bagi penyandang diasbilitas di Kelurahan Babau Kabupaten Kupang. PengabdianMu, 8(2), 233238. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i2.4136 DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i2.4136

Pananrangi, A.M., & Marsuki. (2024). The village heads strategy to enhance social inclusion in bulo-bulo village pujananting district barru regency. International Journal of Education, Social Studies, and Management, 4(2), 341356. https://doi.org/10.52121/ijessm.v4i2.254 DOI: https://doi.org/10.52121/ijessm.v4i2.254

Pearce, E., Kamenov, K., Barrett, D., & Cieza, A. (2022). Promoting equity in health emergencies through health systems strengthening: Lessons learned from disability inclusion in the COVID 19 pandemic. International Journal for Equity in Health. 21(S3).https://doi.org/10.1186/s12939-022-01766-6 DOI: https://doi.org/10.1186/s12939-022-01766-6

Probosiwi, R. (2017). Desa inklusi sebagai perwujudan pembangunan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas. Media Informasi Penelitian Kesejahteraan Sosial, 41(3), 215226. https://doi.org/10.31105/mipks.v41i3.2255

Putra, L. B. W. (2024). Mewujudkan kota inklusi: Inklusivitas dan aksesibilitas ruang publik bagi penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta. TheJournalish: Social and Government, 5(2), 203-214. https://doi.org/10.55314/tsg.v5i2.780

Ro'fah, H., & Suprihatiningrum, J. (2022). The long road to social inclusion: Participation of vulnerable groups in village development. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 225284. https://doi.org/10.14421/jpm.2022.062-05 DOI: https://doi.org/10.14421/jpm.2022.062-05

Sholichah, H., Hafidz, A., Fajar, A., & Kunci, K. (2025). Systematic literature review: Pemberdayaan masyarakat inklusif untuk mewujudkan keadilan sosial. JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora), 11(1), 2740. https://doi.org/10.29303/jseh.v11i1.664. DOI: https://doi.org/10.29303/jseh.v11i1.664

Siregar, A. P. (2020). Melawan stigma diskriminatif: Strategi pemberdayaan penyandang disabilitas di Desa Panggungharjo. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, 4(1), 2750. https://doi.org/10.14421/jpm.2020.041-02 DOI: https://doi.org/10.14421/jpm.2020.041-02

Solhaug, T., & Osler, A. (2018). Intercultural empathy among Norwegian students: an inclusive citizenship. International Journal of Inclusive Education, 22(1), 89110. https://doi.org/10.1080/13603116.2017.1357768 DOI: https://doi.org/10.1080/13603116.2017.1357768

Sulastuti, S., & Andreas, R. (2022). Disability-friendly public means through the public services regulation: Realizing a disability friendly in Bandar Lampung City. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 655662. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220102.090 DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.220102.090

Surwanti, A., & Istiyanti, E. (2021). Penyiapan desa ramah bagi disabilitas. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 23922400. https://doi.org/10.18196/ppm.47.726 DOI: https://doi.org/10.18196/ppm.47.726

Tuakora, S. C., & Rolobessy, M. J. (2024). Pemenuhan aksesibilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Baguala Kota Ambon. Journal of Government Science Studies, 3(2), 7784. https://doi.org/10.30598/jgssvol3issue2page78-85 DOI: https://doi.org/10.30598/jgssvol3issue2page78-85

Warsilah, H. (2015). Inclusive development approach for reducing social exclusion in urban areas: a case study of marginal groups in Kampung Semanggi, Solo, Central Java. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 17(2), 207232. https://doi.org/10.14203/jmb.v17i2.283

Internet:

https://unesa.ac.id/keren-unesa-terima-penghargaan-kampus-peduli-disabilitas-dari- ppdi

https://www.unesa.ac.id/keren-unesa-raih-penghargaan-kampus-ramah-disabilitas-dalam-beritajatim-awards-2024

https://www.unesa.ac.id/ramah-disabilitas-dan-mbkm-mandiri-bawa-unesa-raih-2-penghargaan-kemendikbudristek

https://www.unesa.ac.id/fisipol-raih-penghargaan-pelayanan-publik-ramah-kelompok- rentan-terbaik-2024-dari-kemenpan-rb

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Edukasi dan Perancangan Roadmap Kelurahan Inklusif Untuk Menyokong UNESA Sebagai Kampus Ramah Disabilitas. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 470-479. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i1.1063