Penyuluhan Pencegahan Stunting Pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v1i1.121Keywords:
Toddler, Stunting, pengabdian masyarakat, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Stunting merupakan bentuk kegagalan tumbuh kembang yang menyebabkan gangguan pertumbuhan linear pada balita akibat dari akumulasi ketidak cukupan nutrisi yang berlangsung lama, mulai dari masa kehamilan sampai usia 24 bulan. akibat stunting dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada masa balita, rendahnya fungsi kognitif dan fungsi psikologis pada masa sekolah. Asupan energi dan zat gizi yang tidak memadai, serta penyakit infeksi merupakan faktor yang sangat berperan terhadap masalah stunting. Kuantitas dan kualitas dari asupan protein memiliki efek terhadap level plasma insulin growth factor 1 (IGF-1) dan juga terhadap protein matriks tulang serta faktor pertumbuhan yang berperan pentinig dalam formasi tulang. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kesehatan pencegahan Stunting pada balita. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dengan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai pentingnya pencegahan stunting pada balita. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Ibu-ibu yang mengikuti penyuluhan menjadi paham tentang pentingnya pencegahan stanting agar tidak terjadi Stunting.
Downloads
References
Aryastami, N. K. (2017). Kajian Kebijakan dan Penanggulangan Masalah Gizi Stunting di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(4), 233–240. https://doi.org/10.22435/bpk.v45i4.7465.233-240
Ayuningtyas, D. (2014). Kebijakan Kesehatan: Prinsip dan Praktik (1st ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Ayuningtyas, D. (2018). Analisis Kebijakan Kesehatan: Prinsip dan Aplikasi (1st ed.). Depok: Rajawali Pers.
Baihaki, E. S. (2017). Gizi Buruk dalam Perspektif Islam?: Respon Teologi Terhadap Persoalan Gizi Buruk. 2.
Di, T., & Karangrejek, D. (2016). KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 2-3 TAHUN DI DESA KARANGREJEK.
Fikawati, S. (2017). Gizi Anak dan Remaja (1st ed.). Depok: Rajawali Pers. Gurning, F. P. (2018). Dasar Administrasi & Kebijakan Kesehatan Masyarakat (M. Y. Pratama, ed.). Yogyakarta: K-Media.
Kemenkes RI. (2018a). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 1, 2. Kemenkes RI. (2018b). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kementerian
Kesehatan RI. Sekretariat Jenderal. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun, p. 248. https://doi.org/351.077
Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. (2017).
Buku saku desa dalam penanganan stunting. Buku Saku Desa Dalam Penanganan Stunting, 2–13.
Kementrian Kesehatan RI. (2016). Situasi balita pendek. Info Datin, 2442–7659. LPPM STIKes Hang Tuah Pekanbaru. (2015). Permasalahan Anak Pendek
(Stunting) dan Intervensi untuk Mencegah Terjadinya Stunting (Suatu Kajian Kepustakaan) Stunting Problems and Interventions to Prevent Stunting (A Literature Review). Jurnal Kesehatan Komunitas, 2(6), 254–261. Retrieved from http://ejournal.htp.ac.id/stikes/pdf.php?id=JRL0000099
Marpaung, W. (2018). Pengantar Hadis-Hadis Kesehatan. Medan: Wal Ashri Publishing.
Qulub, S. T. (2016). 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. 2.
Riskesdas. (2018). HASIL UTAMA RISKESDAS 2018Kesehatan, Kementerian.
Satrianegara, M. F. (2014). Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Tarigan, A. A. (2019). Teologi Islam dan Ilmu Kesehatan Masyarakat (M. Iqbal, ed.). Medan: Telaga Ilmu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Lea Masan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























