Pendampingan Petani dalam Pengendalian Hama Tikus dengan Rodentisida Nabati di Tana Toraja

Authors

  • Golindira Randa Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Prajman Evansi Pasambo Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Aprilia Bunganrara Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Citra Lestari Universitas Kristen Indonesia Toraja

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1282

Keywords:

pendampingan petani, rodentisida nabati, hama tikus, padi, Tana Toraja

Abstract

Penggunaan rodentisida sintetis masih menjadi cara utama pengendalian hama tikus pada tanaman padi di Lingkungan Ranteto'long, sedangkan pemanfaatan bahan lokal sebagai rodentisida nabati belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan umbi gadung (Dioscorea hispida), daging biji pangi (Pangium edule), dedak, terasi, dan bawang putih sebagai rodentisida nabati melalui pendampingan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Mei–15 Juni 2026 dengan melibatkan lima petani padi. Tahapan kegiatan meliputi observasi, pendampingan pembuatan dan aplikasi rodentisida, serta evaluasi. Hasil menunjukkan seluruh petani mampu mengenali bahan, membuat dan mengaplikasikan rodentisida nabati secara mandiri, serta bersedia menggunakannya pada musim tanam berikutnya. Pengamatan lapangan juga menunjukkan umpan dimakan tikus dan intensitas serangan mulai berkurang. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas petani dalam memanfaatkan sumber daya lokal sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, H., & Rahman, A. (2024). Uji kemampuan umbi gadung (Dioscorea hispida) dan buah bintaro (Cerbera manghas) dalam mematikan tikus. Media Kesehatan Politeknik Makassar.

Airlangga, P., Susanti, A., ZahroA.M., Hidayatul, S., Winarti (2022). Pemanfaatan umbi gadung untuk pengendalian tikus di Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Jombang. Jurnal Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUMAT), 3(1), 6–12.

Astisyah, A. D., Syahrul, M., Sahribulan, Magvira, Nurlinda, Azzura, N., Alwiyana, N., (2025). Senyawa aktif antikoagulan dalam rodentisida: Jenis dan aktivitasnya. BioTeach: Biology Science and Biology Education Journal, 2(2), 84–90.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Toraja. (2025). Kabupaten Tana Toraja dalam angka 2025. BPS Kabupaten Tana Toraja.

Bari, I. N., Herawati, N., Suherman, B. M., & Putri, S. N. S. (2020). Effect of Plumeria rubra (Apocynaceae) leaf extracts, a repellent of rice-field rats (Rattus argentiventer), on its metabolism and daily activity. Revista de Biología Tropical, 68(4), 1357–1370.

Handoyo, G. C., Sujarta, E. P., Eviani, E., Yusuf, F. H., Shalom, F. H., Hidayat, N., Lestari, E. F., Pambudi, A.P., Seilalita, A., Pratiwi. A., Khorunisa, A. N. (2024). Pemanfaatan umbi gadung (Dioscorea hispida) sebagai pestisida nabati untuk pengendalian hama wereng dan tikus sawah di Desa Glagahwangi, Polanharjo, Klaten. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian dan CSR Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, 4(1).

Herawati, N. A., Sudarmaji, & Rahmini. (2022). The occupancy of barn owl in agricultural landscapes and its potential for rodent pest management. Prosiding Bidang Pengelolaan Hama Terpadu.

Jamhuri, J., Jumar, & Heiriyani, T. (2023). Efektivitas ekstrak umbi gadung (Dioscorea hispida D.) sebagai rodentisida nabati. Agroekotek View, 6(3), 16–22.

Rahim, A., Akbar, & Lukas, S. (2022). The preferences of rat pests on the bait trap of cassava in rice field on Tarakan Island. Proceedings of the 1st International Conference on Indigenous Knowledge for Sustainable Agriculture (ICIKSA 2022).

Soleh, M., Sari, A. R. M., Rahman, A., Azizah, F. Z., & Khafi, A. F. A. (2026). Demonstrasi pembuatan rodentisida nabati di Desa Karanganyar untuk membasmi hama tikus di sawah. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1).

Sudarmaji. (2018). Tikus sawah: Bioekologi dan pengendalian. IAARD Press.

Sudarmaji, & Herawati, N. A. (2017). Perkembangan populasi tikus sawah pada lahan sawah irigasi dalam pola indeks pertanaman padi 300. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 1(2), 125–131.

Sudarmaji, & Herawati, N. A. (2018). Breeding ecology of the rice field rat (Rattus argentiventer) Rob & Kloss, 1916 in irrigated rice ecosystem in Indonesia. AIP Conference Proceedings, 2002, 020058. https://doi.org/10.1063/1.5050154

Yusri. (2023). Pengendalian hama tikus sawah (Rattus argentiventer) dengan FOKUS (Fogging Tikus) menggunakan fumigan dari ekstrak cabai di Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu. Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11(3), 459–469.

Yustisia, D., & Ismail. (2017). Efek beberapa ekstrak tanaman terhadap hama tikus sawah (Rattus argentiventer). Jurnal Agrominansia, 2(1), 36–43.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Pendampingan Petani dalam Pengendalian Hama Tikus dengan Rodentisida Nabati di Tana Toraja. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 2067-2074. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1282