Psikoedukasi dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Emosi pada Siswa

Authors

  • Cut Metia Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah Dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Lodiana Ayu Fakultas Psikologi Universitas Potensi Utama, Universitas Medan Area
  • Suryani Hardjo Program Studi Magister Psikologi , Universitas Medan Area

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1342

Keywords:

Emosi, Siswa, Psikoedukasi, Regulasi Emosi, Kesehatan Mental

Abstract

Kemampuan mengenali dan memahami emosi merupakan aspek penting dalam perkembangan psikologis siswa. Kurangnya pemahaman emosi dapat menyebabkan kesulitan mengelola perasaan, berinteraksi sosial, dan menghadapi tantangan akademik maupun non-akademik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang emosi melalui psikoedukasi guna mendukung pencegahan masalah kesehatan mental. Psikoedukasi dilaksanakan pada 11 April 2026, diikuti 22 siswa didampingi guru kelas, melalui sesi ceramah interaktif dan praktik demonstrasi menggunakan lembar aktivitas identifikasi emosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa psikoedukasi berkontribusi positif terhadap peningkatan pengendalian diri, kualitas hubungan sosial, serta keterampilan mengelola emosi peserta. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya meliputi penambahan durasi pelaksanaan dan perluasan topik psikoedukasi sesuai kebutuhan mitra secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anugerah, S., & Wardaningsih, S. (2025). Psikoedukasi dan konseling mandiri sebagai strategi penurunan ansietas remaja young caregiver. Jurnal Pustaka Keperawatan, 4(1), 19–24. https://doi.org/10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i1.954

Chen, R., Yang, H., Shi, H., Fang, Y., & Fan, C. (2024). Perceived chronic social adversity and cyberbullying perpetration among adolescents: The mediating role of rumination and moderating role of mindfulness. Frontiers in Psychology, 15, 1376347. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1376347

Goleman, D. (2007). Kecerdasan emosional: Mengapa EI lebih penting daripada IQ. Gramedia Pustaka Utama.

Hasni, N. I., Supriatun, E., & Asyari, H. (2024). Optimalisasi pengembangan karakter melalui psikoedukasi pergaulan bebas pada remaja. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(1), 48–58. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22509

Hidayatullah, F., & Luthfiyah, A. (2023). Psikoedukasi untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa di MTs Arifah Gowa. Sci & Tech: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.69930/scitec.v2i2.361

Lestari, F. A., Sagala, H. H., & Nurrohman, W. (2023). Literature review: Pengaruh kecerdasan emosional terhadap akhlak siswa. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 392–399. https://doi.org/10.56832/edu.v1i3.150

Minarti, A., Rosmilawati, I., & Juansah, D. E. (2025). Implementasi pembelajaran sosial emosional (social emotional learning) terhadap kesejahteraan (well-being) siswa sekolah dasar: Systematic literature review. Jurnal Basicedu, 9(4). https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i4.10056

Pesau, H. G., Kesuma, A. I., & Sastraviana, D. (2024). Psikoedukasi untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengelola emosi. Jurnal Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.30998/ks.v3i2.3223

Purbasafir, T. F., Fasikha, S. S., & Saraswati, P. (2018). Psikoedukasi untuk meningkatkan parenting self-efficacy pada ibu anak penyandang autisme. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 6(2), 232–244. https://doi.org/10.22219/jipt.v6i2.7143

Shengyao, Y. (2024). Emotional intelligence impact on academic achievement and psychological well-being among university students: The mediating role of positive psychological characteristics. BMC Psychology, 12(1), 1886. https://doi.org/10.1186/s40359-024-01886-4

Sholichah, I. F. (2025). Psychoeducation processes academic procrastination through time management. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 6(1), 289–296. https://doi.org/10.32806/jkpi.v6i1.755

Supratiknya, A. (2011). Psikoedukasi: Merancang program dan modul. Universitas Sanata Dharma.

Syafii, H., & Azhari, H. (2026). Spiritual intelligence and metacognitive development in Islamic education philosophy. Hierophany: Journal of Islamic Religious Education, 1(1), 61–79.

Syafii, H., Azhari, H., & Alaldaya, R. (2025). A Bibliometric Analysis of Nahdlatul Ulama’s Role in Promoting Moderate and Inclusive Islamic Education. NAHNU: Journal of Nahdlatul Ulama and Contemporary Islamic Studies, 3(1), 451–472.

Syafii, H., Purnomo, H., Syukur, A., & Azhari, H. (2025). A The Effectiveness of Islamic Psychospiritual Approach in Mindfulness Program for Developing Teachers’ Emotional Intelligence. EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy, 2(2), 127–137.

Syafii, M. H., Alaldaya, R., Purnomo, H., & Azhari, H. (2025). Neurocognitive-spiritual based psychopedagogy in improving working memory and emotional intelligence in Muslim students. Journal of Islamic Education and Ethics, 3(2), 151–166.

Syafii, M. H., & Azhari, H. (2025). Interaction between spiritual development and psychological growth: Implications for Islamic educational psychology in Islamic students. Journal of Islamic Education and Ethics, 3(1), 29–48.

Syafii, M. H., Purnomo, H., & Rahmatullah, A. S. (2025). Inclusive education and social transformation: analysing the role of education policy in increasing equality among rural students in Indonesia. Educational Research for Social Change, 14(1), 43–69.

Syafii, M. H., & Rahmatullah, A. S. (2025). Psychoeducational intervention for sexual risk behavior and promiscuity in a college student population. Journal of Psychology and Treatment, 4(2), 1–12.

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Psikoedukasi dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Emosi pada Siswa. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 2137-2145. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1342