Pengembangan Sentra Kuliner Berbasis Kearifan Lokal di Desa Gilangharjo Melalui Program PHP2D Kemdikbudristek

Authors

  • Riswanda Himawan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan
  • Atik Widyaningrum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan
  • Ramadhani Inda Tamaya Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan
  • Piska Eka Widya Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan
  • Riefda Arya Kelana Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.25008/altifani.v1i4.174

Keywords:

pengembangan, sentra kuliner, kearifan lokal, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Masyarakat desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, DIY memiliki berbagai macam potensi salah satunya potensi dalam bidang kuliner daerah atau berbasis kearifan lokal. Potensi kuliner tersebut jika diolah dan dikembangkan dengan baik akan ikut menyokong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa terlebih di era revolusi industri seperti yang terjadi pada saat ini. Namun berdasarkan hasil survei kondisi di lapangan. Banyak masyarakat yang mengeluh dan menyampaikan pendapat terkait dengan kesulitan mereka dalam mengolah dan mengembangkan potensi tersebut. Maka dari itu perlu adanya solusi untuk menanggulangi hal tersebut. Salah satunya dengan mengembangkan desa wisata yang bernuansa sentra kuliner berbasis kearifan lokal. Dalam artikel ini akan dibahas tahap-tahap pengembangan sentra kuliner berbasis kearifan lokal di desa Gilangharjo. Metode yang kami lakukan berupa sosialisasi, renovasi tempat, pelatihan-pelatihan, pembukaan sentra dilanjutkan dengan pagelaran produk hasil masyarakat desa Gilangharjo. Kegiatan tersebut dilakukan mulai dari bulan Agustus hingga November 2020. Dalam artikel ini akan diuraikan bagaimana tahap-tahap pengembangan desa wisata sentra kuliner berbasis kearifan lokal di desa Gilangharjo, melalui Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) Kemdikbud, kegiatan tersebut dirasa ikut membantu meningkatkan ekonomi masyarakat terlebih pelaku UMKM di desa Gilangharjo.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afkar, K., Masrufah, A., Fawaid, A. S., Alvarizi, D. W., & Khoiriyah, Layyinatul Khoiriyah, M. (2020). Budidaya Maggot Bsf (Black Soldier Fly) sebagai Pakan Alternatif Ikan Lele pada Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa ( PHP2D ). Science and Social Development, 3, 10–16.

Ananda, A. D., & Susilowati, D. (2019). Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Berbasis Industri Kreatif di Kota Malang. Jurnal Ilmu Ekonomi, X(X), 120–142.

Ariani, D., & Suresmiathi, A. (2013). Pengaruh Kualitas Tenaga Kerja, Bantuan Modal Usaha Dan Teknologi Terhadap Produktivitas Kerja Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Jimabaran. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana, 2(2), 102–107.

Endah Fatmawati, L., Sarya, G., & Dwi Fitriansyah, D. (2021). Pengembangan Sentra Kuliner Di Desa Candinegoro Kecamatan Wonoyo Ayu, Kabupaten Sidoarjo. Society, 1(2), 149–154. https://doi.org/10.37802/society.v1i2.135

Hamid, E. S., & Susilo, Y. S. (2015). Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta*. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 12(1), 45. https://doi.org/10.23917/jep.v12i1.204

Himawan, R. (2013). MENDIDIK KARAKTER ANAK DENGAN MEDIA KESENIAN KARAWITAN Riswanda Himawan Pbsi Fkip Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. 227–231.

Kurniawati, D. P., Supriyono, B., & Hanafi, I. (2013). Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Usaha Ekonomi. Jurnal Administrasi Publik, 1(4), 9–14.

Ni Luh Putu Agustini Karta, I Ketut Sutapa, Rani Kusumo Wardani, & Erna Wiles. (2021). Program Holistik Pembangunan Pemberdayaan Desa (Php2D) Optimalisasi Balai Banjar Sebagai Rumah Belajar Pada Masa Covid 19 Di Desa Cepaka Tabanan. SAVE Synergy and Society Service, 1(1), 13–20. https://doi.org/10.51713/save.v1i1.42

Putra, T. G. (2015). Peran Pemerintah Daerah Dan Partisipasi Pelaku Usaha Dalam Pengembangan UMKM Manik-Manik Kaca di Kabupaten Jombang. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 3(April), 1–10.

Widjajanti, K. (2011). Model pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 12(1), 15-27.

Downloads

Published

2021-10-31

How to Cite

Pengembangan Sentra Kuliner Berbasis Kearifan Lokal di Desa Gilangharjo Melalui Program PHP2D Kemdikbudristek. (2021). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 344-351. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i4.174