Edukasi E-Modul Dan Deteksi Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Penderita
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v2i2.209Keywords:
e-modul, Tuberkulosis, kontak serumah, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Keluarga penderita menjadi orang yang berisiko tinggi untuk terjadinya penularan kuman Mycobacterium tuberculosis karena setiap hari mereka kontak, sehingga memungkinkan menghirup droplet yang berisi kuman TB. Agar keluarga kontak serumah TB mendapat informasi tersebut, telah dilakukan pengabdian dalam bentuk edukasi media e-modul. Program ini bertujuan melaksanakan pemberian edukasi melalui elektronik modul untuk peningkatan pemahaman para keluarga kontak serumah pada penderita TB di Wilayah Puskesmas Bara-baraya, dan pemeriksaan Test Cepat Molekuler (TCM) di RS. Labuang Baji Kota Makassar untuk mendeteksi secara dini anggota keluarga positif ada kuman TB. Pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan secara door to door atau kunjungan ke rumah bertemu anggota keluarga penderita TB. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pengetahuan peserta setelah pemberikan informasi melalui e-modul. Pemeriksaan sputum dari 6 orang anggota keluarga penderita TB diperoleh 5 negatif dan ada 1 orang positif terdeteksi ada Mycobacterium tuberculosis
Downloads
References
Asfuri, A. (2020). Implementasi Pembelajaran Door to Door Pada Perkembangan Psikologi Belajar Anak di TKIT Raudlotul Mu’minin. IJIP: Indonesian Journal of Islamic Psychology, 2(1), 84–111.
Batjo, S. H., Longulo, O. J., Hehi, K., & Rafika, R. (2021). Media Video Tentang Teknik Menyusui Berpengaruh Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 16(1), 104–109.
Budiharjo, T., & Purjanto, K. A. (2016). Pengaruh Penanganan Sputum Terhadap Kualitas Sputum Penderita Tbc Secara Mikroskpis Bakteri Tahan Asam. Jurnal Riset Kesehatan, 5(1), 40–44.
Fujiyanto, A., Jayadinata, A. K., & Kurnia, D. (2016). Penggunaan media audio visual untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hubungan antarmakhluk hidup. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 841–850.
Gyawali, N. et al. (2012). Prevalence of tuberculosis in household contacts of sputum smears positive cases and associated demographic risk factors. Nepal Medical Coll Ege Journal, 14(4), 303–307.
Hosiem, M. (2011). Gambaran Pengetahuan Keluarga tentang Penyakit Tuberculosis Paru di Desa Lincin Bayuwangi. Stikes Yarsis Surabaya.
Idris, I., & Enggar, E. (2019). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Audio Visual tentang ASI Eksklusif terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil. Jurnal Bidan Cerdas, 1(2), 51–58.
Indreswari, S. A., & Suharyo, S. (2012). Kadar Interferon Gamma pada Kontak Serumah dengan Penderita Tuberkulosis. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 6(5), 212–218.
Indreswari, S. A., & Suharyo, S. (2014). Diagnosis Dini Tuberkulosis pada Kontak Serumah dengan Penderita Tuberkulosis Paru melalui Deteksi Kadar IFN-?. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 9(1), 32–38.
Janan, M. (2019). Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Peningkatan Prevalensi Kejadian TB MDR di Kabupaten Brebes Tahun 2011-2017. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI, 8(2), 64–70.
Kristini, T., & Hamidah, R. (2020). Potensi Penularan Tuberculosis Paru pada Anggota Keluarga Penderita. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(1), 24–28.
Kurniawan, W. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemeriksaan Kontak Serumah pada Penderita TB dengan Pendekatan Health Belief Model di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kadipaten. MEDISINA (Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan), 1(2).
Mahrus, M., Ainun, M. N., Taufikurahman, T., Safrillah, A., Ramadan, E. F., & Ayuningtias, W. (2021). Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Pembelajaran Door to Door di Kelurahan Kendo Kecamatan Raba Kota Bima. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(3).
Morishita, F., Eang, M. T., Nishikiori, N., & Yadav, R.-P. (2016). Increased case notification through active case finding of tuberculosis among household and neighbourhood contacts in Cambodia. PloS One, 11(3), e0150405.
Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta.
Rafika, & Naim, N. (2019). Upaya Deteksi Dini Penularan Tuberkulosis Pada Anggota Keluarga Kontak Serumah Penderita TB Aktif Menggunakan Uji Tuberkulin. Laporan Pengabdian Masyarakat. Poltekkes Kemenkes Makassar.
Sapurta, F. A. (2016). Efektivitas Penggunaan Media Audio Visual dalam Penyuluhan Pertanian.
Simamora, R. H. (2019). Pengaruh Penyuluhan Identifikasi Pasien dengan Menggunakan Media Audiovisual terhadap Pengetahuan Pasien Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 342–351.
Tim Program TB St. Carolus. (2017). Tuberkulosis bisa disembuhkan! (Levina (ed.); KPG (Kepus). Candra Gautama.
Varaine, F., Henkes, M., & Grouzard, V. (2008). Tuberculosis.
WHO. (2014). Global Tuberculosis Report 2014.
World Health Organization. (2018). Global Tuberculosis Report 2018. http://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/274453/9789241565646-eng.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Rafika, Nurlia Naim, Zulfikar Ali Hasan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























