Gerakan Tanggap Lingkungan Sehat (GERTALIS) Selama Pandemi Covid 19

Authors

  • Devi Angeliana Kusumaningtiar Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul
  • Mertien Sa'pang Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul
  • Prita Dyani Swamilaksita Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Esa Unggul
  • Taufik Rendi Anggara Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Esa Unggul

DOI:

https://doi.org/10.25008/altifani.v2i5.275

Keywords:

gertalis, lingkungan, cuci tangan, Gerakan Tanggap Lingkungan Sehat , pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Penyakit diare sendiri menjadi penyebab utama kematian anak berusia di bawah lima tahun di Indonesia. Lebih lanjut dikatakan bahwa mencuci tangan secara tepat dapat mengurangi resiko penyakit diare sebesar 42 sampai 47%. Perilaku hidup bersih dan sehat tatanan rumah tangga yang berkaitan dengan pencegahan dan pengendalian penyakit menular mencakup beberapa hal, yaitu pengolahan sampah, cuci tangan dengan sabun dan air bersih, penggunaan handsanitaizer, pengolahan masker sekali pakai. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah dapat menurunkan angka kejadian penyakit menular (COVID-19) atau permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan rumah tangga dan meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya sanitasi dan higiene. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan yaitu terdiri dari empat tahapan, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, tahapan monitoring dan evaluasi dan tahapan pelaporan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan edukasi pengelolaan smapah rumah tangga, prkatik pengolahan masker sekali pakai dan demonstrasi cuci tangan pakai sabun. Hasil pengabdian masyarakat adalah tingkat pengetahuan mengenai pengolahan sampah meningkat setelah adanya edukasi sebesar 100%, masyarakat dapat mempraktekan cuci tangan dan pengolahan masker sekali pakai dengan baik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani Dina et. al. (2013). Studi tentang Sanitasi Lingkungan SD Negeri di Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat.

Angeliana, D. (2016). Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Melalui Sosialisasi Persampahan dan Rumah Sehat di Pemukiman Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Desa Neglasari, Tangerang. Jurnal Abdimas, 2(2), 12–17.

Depkes RI. (2004). Pedoman Umum Program Naional Pemberantasan Cacingan Di Era Desentralisasi. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Depkes RI. (2012). Pedoman Dasar Usaha Kesehatan Sekolah. Padang.

Devi Angeliana Kusumaningtiar; Harna. (2019). SEGITIGA OBAT DALAM MENGATASI STATUS GIZI KURANG PADA BALITA DI POSYANDU DESA JAYAMUKTI. JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM), 2(2), 145–156.

Kemenkes RI. (2020). Panduan Cuci Tangan Pakai Sabun. Kesehatan Lingkungan, 20. Retrieved from https://kesmas.kemkes.go.id

Kementrian Kesehatan. (2019). Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehtaan.

Kusumaningtiar, D. A., Irfandi, A., Azteria, V., Veronika, E., & Nitami, M. (2020). TANTANGAN LIMBAH (SAMPAH) INFEKSIUS COVID-19 RUMAH TANGGA DAN TEMPAT-TEMPAT UMUM.

Kusumaningtiar, D. A., Vionalita, G., & Anggara, T. R. (2022). Implementation of Universal Precautions for Health Workers in the City Health Services in Indonesia. Journal of Health and Medical Sciences, 5(1). https://doi.org/10.31014/aior.1994.05.01.204

Lipinski, B., Hanson, C., Lomax, J., Kitinoja, L., Waite, R., & Searchinger, T. (2016). Toward a sustainable food system Reducing food loss and waste. World Resource Institute, (June), 1–40. Retrieved from http://unep.org/wed/docs/WRI-UNEP-Reducing-Food-Loss-and-Waste.pdf%5Cnhttp://ebrary.ifpri.org/cdm/ref/collection/p15738coll2/id/130211

Parfitt, J., Barthel, M., & MacNaughton, S. (2010). Food waste within food supply chains: Quantification and potential for change to 2050. Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences, 365(1554), 3065–3081. https://doi.org/10.1098/rstb.2010.0126

Rachman, I., & Septiana, A. I. (2020). Food Waste Control Recommendations in Indonesia Based on Public Opinion Related To the Target Sdgs. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 4(1), 25–30. https://doi.org/10.23969/jcbeem.v4i1.2334

Sangkham, S. (2020). Face mask and medical waste disposal during the novel COVID-19 pandemic in Asia. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering, 2(August), 100052. https://doi.org/10.1016/j.cscee.2020.100052

Webb, H. K., Arnott, J., Crawford, R. J., & Ivanova, E. P. (2013). Plastic degradation and its environmental implications with special reference to poly(ethylene terephthalate). Polymers, 5(1), 1–18. https://doi.org/10.3390/polym5010001

Downloads

Published

2022-09-24

How to Cite

Gerakan Tanggap Lingkungan Sehat (GERTALIS) Selama Pandemi Covid 19. (2022). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(5), 426-433. https://doi.org/10.25008/altifani.v2i5.275