Pengolahan Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Sebagai Minuman Kaya Antioksidan Dan Pewarna Alami Makanan
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v3i3.399Keywords:
Bunga Telang , Minuman Kaya Antioksidan , pengabdian kepada masyarakat, Clitoria Ternatea, pewarna alamiAbstract
Bunga telang (Clitoria ternatea) semakin populer di Indonesia sebagai bunga yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Pemanfaatan tanaman bunga telang (Clitoria ternatea) sangat berguna untuk peningkatan kesehatan manusia karena bunga telang memiliki beberapa potensi farmakologis sebagai antioksidan, anti mikroba, anti depresan, antelmintik, anti kanker dan anti diabetes. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Pulau Semambu Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan meliputi demonstrasi, pelatihan, pendampingan dan evaluasi. Demonstrasi dan pelatihan pembuatan teh celup bunga telang dan penggunaan bunga telang sebagai pewarna alami berbagai makanan telah dilaksanakan dan dapat diterima dengan baik oleh khalayak sasaran yang terdiri atas ibu-ibu remaja putri. Kegiatan evaluasi dirancang dengan mewajibkan khalayak sasaran yang mewakili 6 (enam) dusun yang ada untuk membuat teh celup bunga telang dan menggunakan bunga telang sebagai pewarna alami makanan yang kemudian akan dinilai dan diberi penghargaan sesuai dengan hasil yang dibuat. Kegiatan penyuluhan Pengolahan bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai minuman kaya antioksidan dan pewarna alami makanan telah memberikan pengetahuan dan ketrampilan baru bagi masyarakat Desa Pulau Semambu yang diharapkan dapat memberikan alternatif usaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Masyarakat Desa Pulau Semambu kecamatan Indralaya Utara memberikan respon positif dan partisipasi aktif dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Downloads
References
Al-Snafi, A. E. (2016). Pharmacological importance of Clitoria ternatea-A review. IOSR Journal Of Pharmacy, 6(3), 68–83.
Angriani, L. (2019). The Potential of Extract Butterfly Pea Flower (Clitoria ternatea L.) as a Local Natural Dye for Various Food Industry. Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary Journal, 2(1), 32–37.
Anisyah, L.-, Kusuma, I. A. P., & Tindaon, L. V. (2022). Suhu Dan Waktu Optimum Penyeduhan Simplisia Bunga Telang (Clitoria Ternatea L) Terhadap Kandungan Antioksidan. Media Farmasi, 18(1), 16.
Apriani, S., & Pratiwi, F. D. (2021). Aktvitas Antioksidan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea L.) Menggunakan Metode Dpph (2,2 Dipheny1 1-1 Pickrylhydrazyl). Jurnal Ilmiah Kohesi, 5(3), 83–89.
Budiasih, K. S. (2022). Potensi bunga telang ( Clitoria ternatea L ) sebagaiAntifungi Candida albicans , Malasezia furfur , Pitosprorum. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan (ITEPA), 1(2), 30–36.
Ganesan, P., Kumar, C. S., & Bhaskar, N. (2008). Antioxidant properties of methanol extract and its solvent fractions obtained from selected Indian red seaweeds. Bioresource Technology, 99(8), 2717–2723.
Jayanti, M., Ulfa, A. M., & Saputra Yasir, A. (2021). The Formulation and Physical Evaluation Tests of Ethanol in Telang Flower (Clitoria ternatea L.) Extract Losio Form as Antioxidant. Biomedical Journal of Indonesia, 7(3): 488-495.
Kosai, P., Sirisidthi, K., Jiraungkoorskul, K., Jiraungkoorskul, W., & Durg, S. (2015). Review on Ethnomedicinal uses of Memory Boosting Herb, Butterfly Pea, Clitoria ternatea Antiepileptic and Antipsychotic Effects of Ipomoea reniformis (Convolvulaceae) in Experimental Animals. Journal of natural remedies journal of natural remedies, 15(2), 71.
Putri, D. M. S. (2019). Konservasi Tumbuhan Obat di Kebun Raya Bali. Buletin Udayana Mengabdi, 18(3), 139–146.
Marpaung, A. M. (2020). Tinjauan manfaat bunga telang (clitoria ternatea l.) bagi kesehatan manusia. Journal of Functional Food and Nutraceutical, 1(2), 63–85.
Parwata, M. O. A. (2016). Antioksidan. Kimia Terapan Program Pascasarjana Universitas Udayana, April, 1–54.
Purba, E. C. (2020). Kembang telang (Clitoria ternatea L.): pemanfaatan dan bioaktivitas. EduMatSains, 4(2), 111–124.
Rai, K. S., Murthy, K. D., Karanth, K. S., Nalini, K., Rao, M. S., & Srinivasan, K. K. (2002). Clitoria ternatea root extract enhances acetylcholine content in rat hippocampus. Fitoterapia, 73(7–8), 685–689.
Ramdani, Riki; Nurgustiyani; Abriyani, Ermi; Frianto, D. (2021). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antibakteri ekstrak daun tumbuhan simargaolgaol (Aglaonema modestum Schott ex Engl). Jurnal Buana Farma, 1(4), 1–7.
Vierkötter, A., & Krutmann, J. (2012). Environmental influences on skin aging and ethnic-specific manifestations. Dermato-Endocrinology, 4(3), 227–231.
Widowati, W., Wargasetia, T. L., Zakaria, T. M., Marthania, M., Gunadi, M. S., Halim, N., Dewi, N. S. M., & Santiadi, S. (2022). Antioxidant Activities of Ginger (Zingiber officinale Roscoe) and Telang Flower (Clitoria ternatea L.) Combination Tea. Majalah Kedokteran Bandung, 54(3), 154–160.
Xu, D. P., Li, Y., Meng, X., Zhou, T., Zhou, Y., Zheng, J., Zhang, J. J., & Li, H. Bin. (2017). Natural antioxidants in foods and medicinal plants: Extraction, assessment and resources. International Journal of Molecular Sciences, 18(1), 20–31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hary Widjajanti, Nita Aminasih, Muharni Muharni, Arwinsyah Arwinsyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























