Penyuluhan Budaya 5R dan Perilaku K3 di PT. Home Center Kawan Lama
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v3i6.506Keywords:
Implementasi 5R, Perilaku K3, Expost Facto, pengabdian masyarakatAbstract
Setiap institusi dan organisasi memerlukan pengetahuan tentang Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta jaminan terhadap keamanan dan keselamatan sebuah produk bagi konsumen. Hal ini bisa diperoleh dengan dari bimbingan dan penyuluhan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaplikasian 5R (Resik, Ringkas, Rapi, Rawat, Rajin), (2) mengetahui perilaku K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), (3) mengetahui pengaruh implementasi 5R terhadap perilaku K3 di PT. Home Center Kawan Lama. PKM ini dilakukan dengan menerapkan expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Home Center Kawan Lama. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan pursposive sample yang berjumlah 30 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil PKM ditemukan hubungan positif yang bisa didapat dengan penerapan 5R dan perilaku K3 di PT Home Center Karyawan Lama.
Downloads
References
Arikunto, S, dkk. 2009. Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara
Debby & Hasanuddin (2018, Desember). Dicari : Formula Jitu Penurun Angka Kecelakaan Kerja. Isafety Magazine, 13-18.
Jahja, K. (2009). Seri Budaya Unggulan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin).
Jakarta: Penerbit PPM.
Journal of Business Strategy. Ngaliman, B. (2016). Ergonomi: Dasar-Dasar Studi Waktu & Gerakan Untuk Analisis & Perbaikan Sistem Kerja.
Journal of Manufacturing Technology Management. Tarwaka, S., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas: Surakarta: Uniba Press.
Kuswana, W. S. (2014). Ergonomi dan K3. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.
Macpherson, W. G., Lockhart, J. C., Kavan, H., & Iaquinto,A.L. (2015). Kaizen: a Japanese philosophy and system for business excellence.
Moleong, Dr. Lexy. J., 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung:PT. Remaja Rosdakarya.
Osada, T. (2004). Sikap Kerja 5S: Seiri Pemilahan, Seiton Penataan, Seiso Pembersihan, Seiketsu Pemantapan, Shitsuke Pembiasaan. Jakarta: PPM Management.
Paramita, P. D. (2012). Penerapan Kaizen Dalam Perusahaan. Dinamika Sains, 10(23).
Sinambela, Sahat. 2010. Buku ajar Analisa Perancangan Sistem kerja dan Ergonomi –I. Jakarta
Shang, G., & Pheng, L. S. (2013). Understanding the application of Kaizen methods in construction firms in China. Journal of Technology Management in China.
Suárez?Barraza, M. F., & Ramis?Pujol, J. (2010). Implementation of Lean?Kaizen in the human resource service process: A case study in a Mexican public service organisation.
Sunaryo, Hamka, Mochamad Aditya. (2017). Safety Risks Assessment on Container
Terminal Using Hazard Identification and Risk Assessment and Fault Tree Analysis Method. 10th International Conference on Marine Technology, MARTEC 2016.
Tsao, L., Rau, P. P., & Ma, L. (2015). Development of a quick instrument measuring Kaizen culture (for Chinese). Procedia Manufacturing, 3, 4708-4715.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ninta Sri Ulina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























