Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Superfood untuk Peningkatan Gizi Keluarga di Kelurahan Tatura Utara

Authors

  • Tien Wahyu Handayani Sekolah Tinggi Ilmu farmasi Pelita Mas Palu
  • Ronaldi Nobertson Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu
  • Putri Adam Tandy Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu
  • Indra Ali Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Pelita Mas Palu

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.877

Keywords:

daun kelor, superfood, edukasi masyarakat, gizi keluarga, sumber daya lokal

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan daun kelor sebagai superfood untuk peningkatan gizi keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, khususnya RT 01/RW 08 Jl. Emmy Saelan yang merupakan wilayah padat penduduk dengan kondisi sosial ekonomi menengah ke bawah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi melalui ceramah dan diskusi tanya jawab dengan melibatkan 43 warga masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat, dimana pemahaman tentang gizi meningkat dari 25% menjadi 100%, pengetahuan manfaat daun kelor dari 20% menjadi 95%, dan pengetahuan cara pengolahan daun kelor dari 10% menjadi 95%. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang potensi sumber daya lokal yang mudah diakses dan murah sebagai alternatif sumber gizi keluarga, mendukung kesehatan preventif dan ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggi, V., Tandi, J., & Veronika, V. (2020). Total Flavonoid Dan Efektivitas Ekstrak Etanol Biji Kelor (Moringa oleifera L) Asal Kota Palu Sulawesi Tengah Terhadap Histopatologi Pankreas Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Streptozotocin. Jurnal Ilmiah Manuntung, 6(1), 24–31. https://doi.org/10.51352/jim.v6i1.294 DOI: https://doi.org/10.51352/jim.v6i1.294

Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., & Gilani, A. H. (2007). Moringa oleifera: A Food Plant with Multiple Medicinal Uses. Phytotherapy Research, 21, 17–25. https://doi.org/10.1002/ptr.2023 DOI: https://doi.org/10.1002/ptr.2023

BPS. (2023). Kota Palu Dalam Angka 2004. BPS KOTA PALU/BPS-Statistics of Palu Municipality. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Gopalakrishnan, L., Doriya, K., & Kumar, D. S. (2016). Moringa oleifera: A review on nutritive importance and its medicinal application. Food Science and Human Wellness, 5(2), 49–56. https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001 DOI: https://doi.org/10.1016/j.fshw.2016.04.001

Handayani, T. W., Yusuf, Y., & Tandi, J. (2020). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Metabolit Sekunder Ekstrak Biji Kelor (Moringa oleifera Lam.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 6(3), 230–238. https://doi.org/10.22487/kovalen.2020.v6.i3.15324 DOI: https://doi.org/10.22487/kovalen.2020.v6.i3.15324

Ikhwanuddin Mawardi. (2012). Pemberdayaan kearifan lokal dalam perspektif pembangunan berkelanjutan. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 8(1), 1–10. http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JRL/article/viewFile/1975/1671

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riskendas 2018. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf

Mbikay, M. (2012). Therapeutic potential of Moringa oleifera leaves in chronic hyperglycemia and dyslipidemia: A review. Frontiers in Pharmacology, 3 MAR(March), 1–12. https://doi.org/10.3389/fphar.2012.00024 DOI: https://doi.org/10.3389/fphar.2012.00024

Razis, A. F. A., Ibrahim, M. D., & Kntayya, S. B. (2014). Health benefits of Moringa oleifera. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 15(20), 8571–8576. https://doi.org/10.7314/APJCP.2014.15.20.8571 DOI: https://doi.org/10.7314/APJCP.2014.15.20.8571

Saini, R. K., Sivanesan, I., & Keum, Y. S. (2016). Phytochemicals of Moringa oleifera: a review of their nutritional, therapeutic and industrial significance. 3 Biotech, 6(2), 1–14. https://doi.org/10.1007/s13205-016-0526-3 DOI: https://doi.org/10.1007/s13205-016-0526-3

Susila, P., Husin, H., Saidi, A. B., Harahap, E. J., & Fajri, M. (2023). Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Alami Terhadap Pertumbuhan Stek Batang Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lam.). Jurnal Agrotek Lestari, 8(2), 183. https://doi.org/10.35308/jal.v8i2.6218 DOI: https://doi.org/10.35308/jal.v8i2.6218

Tandi, J., Yanti Palinggi, I., Tonapa Rammang, S., & Wahyu Handayani, T. (2019). Uji Efektivitas Antihiperglikemia Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam.) dan Gambaran Histopatologi Pankreas Tikus Putih Jantan (Rattus Norvegicus) yang Diinduksi Streptozotocin. Jurnal Jamu Indonesia, 4(2), 63–73. https://doi.org/10.29244/jji.v4i2.131 DOI: https://doi.org/10.29244/jji.v4i2.131

Thurber, M. D., & Fahey, J. W. (2009). Adoption of Moringa oleifera to combat under-nutrition viewed through the lens of the “Diffusion of innovations” theory. Ecology of Food and Nutrition, 48(3), 212–225. https://doi.org/10.1080/03670240902794598 DOI: https://doi.org/10.1080/03670240902794598

Downloads

Published

2025-10-27

How to Cite

Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Superfood untuk Peningkatan Gizi Keluarga di Kelurahan Tatura Utara. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(6), 1001-1009. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i6.877