Pengaruh Media Sosial Terhadap Penggunaan Bahasa Baku Pada Siswa
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v6i5.1288Keywords:
Bahasa Baku, Literasi Digital, Media Sosial, Penggunaan Bahasa, SiswaAbstract
Keterampilan berbicara dan penggunaan bahasa baku merupakan kompetensi penting yang harus dikuasai siswa dalam pendidikan formal. Perkembangan teknologi digital serta penggunaan media sosial seperti Instagram, TikTok, WhatsApp, dan YouTube telah memengaruhi perilaku kebahasaan siswa, khususnya dalam penggunaan bahasa Indonesia baku. Paparan bahasa informal, slang, singkatan, dan campur kode di media sosial sering terbawa ke dalam komunikasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap penggunaan bahasa baku siswa melalui pendekatan studi pustaka. Data penelitian dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mensintesis berbagai penelitian relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memberikan pengaruh dominan negatif terhadap penggunaan bahasa baku siswa, ditandai dengan menurunnya ketepatan tata bahasa, meningkatnya kosakata tidak baku, serta campur kode. Namun, melalui literasi digital dan bimbingan guru, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana pengembangan kemampuan berbahasa yang lebih efektif dalam mendukung pembelajaran bahasa Indonesia di era digital saat.
Downloads
References
Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2000). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Balai Pustaka.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal (Edisi Revisi). Rineka Cipta.
Crystal, D. (2011). Language and the Internet (2nd ed.). Cambridge University Press.
Krippendorff, K. (2004). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (2nd ed.). SAGE Publications.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Gramedia Pustaka Utama.
Moeliono, A. M. (1988). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.
Van Dijk, J. A. G. M. (2013). The Culture of Connectivity: A Critical History of Social Media. Oxford University Press.
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An Introduction to Sociolinguistics (7th ed.). Wiley Blackwell.
Weinreich, U. (1953). Languages in Contact: Findings and Problems. Linguistic Circle of New York.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Alodia, C., Kusmiarti, R., Yuniati, I., & Mahdijaya. (2025). Penggunaan metode diskusi dalam meningkatkan kemampuan berbicara pada siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing, 8(2), 165–175.
Anggreni, N. L. O. (2019). Prestasi belajar bahasa Indonesia siswa sekolah dasar dapat ditingkatkan melalui optimalisasi penerapan metode diskusi kelompok kecil (small group discussion). Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 201–208.
Febriana, I., Setyonegoro, A., & Mukhoiyaroh, S. E. (2025). Transformasi keterampilan berbicara siswa melalui model talking stick pada pembelajaran pidato. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 172–179.
Herring, S. C. (2007). A faceted classification scheme for computer-mediated discourse. Language@Internet, 4(1).
Hidayat, R., & Permana, D. (2020). Korelasi intensitas penggunaan media sosial terhadap kemampuan berbahasa baku siswa SMA. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 8(2), 112–124.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of social media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kurniawan, A. (2021). Fenomena alih kode dan campur kode pada tulisan formal siswa di era media sosial. Jurnal Linguistik Indonesia, 39(1), 45–58.
Larasati, Z. A. (2024). Analisis model small group discussion dalam meningkatkan hasil belajar PAI pada peserta didik (Skripsi). UIN Raden Intan Lampung.
Mukhtar, S. (2019). Penggunaan bahasa gaul media sosial dalam komunikasi lisan di lingkungan sekolah. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(3), 87–99.
Pratiwi, N., & Lestari, D. (2024). Efektivitas pelatihan literasi digital dalam meningkatkan kesadaran penggunaan bahasa baku siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 11(1), 34–47.
Puspitasari, A. D. (2023). Pengembangan keterampilan berbicara siswa sekolah dasar melalui metode diskusi kelompok. Jurnal Sultra Elementary School, 4(2), 529–538.
Putriawati, W. (2019). Penerapan metode pembelajaran small group discussion untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan mahasiswa. Prisma Sains, 7(1), 80–90.
Rahmawati, F. (2022). Pengaruh media sosial terhadap kemampuan menulis bahasa baku siswa sekolah menengah atas. Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa, 5(1), 21–33.
Sari, D. P., Nugroho, A., & Wijaya, R. (2023). Intervensi literasi media dalam meningkatkan penggunaan bahasa baku siswa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Bahasa, 4, 201–215.
Tohiruddin, M., Bariqoh, A., & Adhianata, H. (2025). Transformasi pembelajaran bahasa Indonesia melalui metode diskusi sebagai solusi terhadap rendahnya keterampilan berbicara siswa sekolah menengah. Jurnal Cendekia Pendidikan, 2(1), 1–5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsaliwa Deavsi, Siti Enik Mukhoiyaroh Bambang, Sri Wahyuni, Luciana Lidya Sari, Eka Putri, Wahdania Nur Rahmayani, Huriyah Padhilah Anasti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























