Edukasi Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Dalam Upaya Meningkatkan Status Gizi Anak Untuk Pencegahan Wasting
DOI:
https://doi.org/10.25008/altifani.v1i4.188Keywords:
Edukasi 1000 HPK, Status Kesehatan, Status Gizi, PosyanduAbstract
Permasalahan gizi dan kesehatan terutama pada balita dapat dicegah melalui kegiatan edukasi yang diberikan melalui kegiatan Posyandu. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan kepada orangtua balita tepatnya ibu-ibu yang datang berkunjung ke Posyandu. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk menambah pengetahuan orangtua balita mengenai 1000 Hari Pertama Kehidupan dan perubahan perilaku gizi yang baik sehingga dapat meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Manfaat kegiatan ini adalah agar orangtua terutama ibu hamil dan ibu balita mengetahui pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada balita dan meningkatkan status kesehatan dan gizi anak. Luaran kegiatan pengabdian yang diharapkan berupa adanya artikel yang terbit dalam jurnal pengabdian dan leaflet.
Downloads
References
Azrimaidaliza, Asri, R., Handesti, M., & Lisnayenti, Y. (2017). Promosi Makanan Sehat dan Bergizi Dalam Upaya Peningkatan Status Gizi Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1, 67-74.
Azrimaidaliza, Nursal, D. G., Rahmy, H. A., & Asri, R. (2019). Characteristics of Stunted Children Aged 24-36 Months in Padang City. Malaysian Journal of Public Health Medicine.
Azrimaidaliza, A., Nurmy, K., & Edison, E. (2012). Pengetahuan dan Sikap Ibu Mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Kelurahan Koto Lalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 7, 2-9.
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., Onis, M. De, & Ezzati, M. (2011). Maternal and Child Nutrition 1 Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X
Dewey, K. G. (2013). The Challenge of Meeting Nutrient Needs of Infants and Young Children during the Period of Complementary Feeding: An Evolutionary Perspective. J. Nutr, 2050–2054.
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2017). Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2017. Dinas Kesehatan Kota Padang, 45, 1–176.
Dinas Kesehatan Kota Padang. (2019). Profil Kesehatan Tahun 2019. In: DKK.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. (2017). Prevalensi Balita Stunting di Sumatera Barat Tahun 2017. In: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.
Humaira, H., Jurnalis, Y. D., & Edison, E. (2016). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Psikomotorik Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lapai Padang Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Andalas, 5.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas. 30–40.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Provinsi Sumatera Barat Riskesdas 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kurniati, P. T. (2021). Penyuluhan Tentang Pencegahan Stunting Melalui Pemenuhan Gizi pada Wanita Usia Subur. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 113–118. https://doi.org/10.25008/altifani.v1i2.125
Lamid, A. (2018). Masalah Kependekan (Stunting) Pada Anak Balita: Analisis Prospek Penanggulangan di Indonesia. Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan.
Rahmayana, Ibrahim, I., & Damayanti, D. ( 2014). Hubungan Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan di Posyandu Asoka II Wilayah Pesisir Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate Kota Makasar Tahun 2014. Public Health Science Journal, 1.
Sudargo, T. (2018). 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Gadjah Mada University Press.
Wahyudi, B. F., Sriyono, & Indarwati, R. (2015). Analisis Faktor yang Berkaitan dengan Kasus Gizi Buruk Pada Balita. Jurnal Pediomaternal, 3, 83-91.
WHO. (2010). Nutrition Landscape Information System (NLIS) Country Profile Indicators. Interpretation Guide Switzerland: WHO Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Evin Noviana Sari Evin, Siti Khotimah, Sri Andar Puji Astuti, Sukmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























