Memotret Eksklusi Sosial dan Ketidakadilan Gender di Kampung Janda Sidorejo Kabupaten Bojonegoro

Authors

  • Vaqis Izzatul Abida Universitas Negeri Surabaya
  • Melodi Adinda Mustika Damai Universitas Negeri Surabaya
  • Anissa Dwi Khasanah Universitas Negeri Surabaya
  • Rianda Usmi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i2.1097

Keywords:

eksklusi sosial, inklusi, ketidakadilan, gender

Abstract

Bojonegoro merupakan salah satu kota dengan tingkat perceraian tertinggi di Provinsi Jawa Timur, yang mana tingkat perceraian sepanjang tahun 2021 mencapai 2.549 kasus, pada tahun 2022 sebanyak 2.267 kasus, dan pada tahun 2023 mencapai 2.691 kasus. Dari banyaknya kasus perceraian ini muncul fenomena stigmatisasi terhadap Bojonegoro sebagai “Kota Seribu Janda.” Dalam konteks inilah, Desa Sidorejo menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak stigmatisasi tersebut dan secara spesifik dilabeli sebagai “Kampung Janda.” Penelitian ini penting untuk dilakukan karena label “Kampung Janda” telah menunjukkan adanya interseksionalitas antara gender dan status sosial. Di samping itu fenomena banyaknya perempuan dengan status janda memunculkan berbagai ketidakadilan gender. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk eksklusi sosial masyarakat terhadap keberadaan perempuan dengan status janda di Desa Sidorejo Kabupaten Bojonegoro, serta menganalisis bentuk-bentuk ketidakadilan gender di Desa Sidorejo yang dilabeli “Kampung Janda.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya bentuk-eksklusi sosial yakni diskriminasi struktural dalam akses bantuan sosial, marjinalisasi dan self-exclusion akibat stigma sosial, kemerosotan kepercayaan sosial dan hambatan ekonomi, dan marginalisasi tempat kerja. Terdapat bentuk-bentuk ketidakadilan gender yakni terdapat pelecehan verbal berupa Catcalling.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS. (2024). Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor, 2023. Badan Pusat Statistik Indonesia.

Byrne, D. (2005). Social Exclusion (2nd ed.). Open University Pres.

Cahyo, T. A. (2022). POLA MEDIASI PENANGANAN KASUS PERCERAIAN DI PENGADILAN TINGGI AGAMA SEMARANG PADA MASA PANDEMI COVID 19. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO.

Chotban, S., & Kasim, A. (2020). Konsep ketidakadilan gender perspektif hukum islam. Al-Risalah, 20(1), 2842.

CNN, I. (2020). Saya Seorang Janda, Lalu Kenapa? CNN Indonesia.

Dahlberg, L., McKee, K. J., Fritzell, J., Heap, J., & Lennartsson, C. (2020). Trends and gender associations in social exclusion in older adults in Sweden over two decades. Archives of Gerontology and Geriatrics, 89(October 2019), 104032. https://doi.org/10.1016/j.archger.2020.104032

Febriyanti, G. F., & Rahmatunnisa, M. (2022). Ketidakadilan Gender Akibat Stereotip Pada Sistem Patriarki. ResearchGate, June, 17.

Giddens, A. (2006). Sociology (5th ed.). Polity Press.

Hakim, M. A., & Malang, I. (2018). Status Janda Akibat Perceraian Dan Program Magister Al-Ahwal Al-Syakhshiyah Pascasarjana.

Jatim, B. (2021). Nikah dan Cerai Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, 2021. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur.

Kamal, H. (2024). Kampung Janda di Bojonegoro: Puluhan Wanita Berstatus Janda Akibat Ekonomi. Bojonegoro.Net.

Leopold, T. (2018). Gender Differences in the Consequences of Divorce: A Study of Multiple Outcomes. Demography, 55(3), 769797. https://doi.org/10.1007/s13524-018-0667-6

Majennang, D. I., & Suppa, K. (2023). Skripsi respon para janda terhadap labelisasi masyarakat di majennang, kecamatan suppa (analisis hukum islam).

Mawadha, P. R., & Yulianti, A. (2023). HUMANS AS SOCIAL BEINGS IN THE COMMUNITY. International Journal of Students Education, 1, 2223. https://doi.org/https://doi.org/10.62966/ijose.v1i1.63

Mc Mullin, J., & Ogmundson, R. L. (2005). Understanding Social Inequality: Intersections of Class, Age, Gender, Ethnicity and Race in Canada. Canadian Journal of Sociology.

Morgan, C., Burns, T., Fitzpatrick, R., Pinfold, V., & Priebe, S. (2007). Social exclusion and mental health: conceptual and methodological review. The British Journal of Psychiatry: The Journal of Mental Science, 191, 477483. https://doi.org/10.1192/bjp.bp.106.034942

Narwoko, D., & Suyanto, B. (2006). Sosiologi Teks dan Pengantar Terapan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Nurhaini. (2022). Eksistensi Janda Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Perspektif Gender (Studi di Desa Batu Bangka Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa). QAWWAM:JOURNAL FOR GENDER MAINSTREAMING, 16.

Petersen, A., Koller, S. H., Motti-Stefanidi, F., & Verma, S. (2016). Chapter Ten - Global Equity and Justice Issues for Young People During the First Three Decades of Life. In S. S. Horn, M. D. Ruck, & L. S. B. T.-A. in C. D. and B. Liben (Eds.), Equity and Justice in Developmental Science: Implications for Young People, Families, and Communities (Vol. 51, pp. 289320). JAI. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/bs.acdb.2016.05.006

Rachman, A. W., Cholifah, N., & Fadlillah, A. R. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Perempuan Berstatus Janda. Cross-Border, 6(1), 371382.

Rahadiantino, L., & Rini, A. N. (2021). Women Access and Awareness of Financial Inclusion in Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 19(1), 3950. https://doi.org/10.29259/jep.v19i1.12467

Rahayu, A. S. (2018). ISBD Perspektif Baru Membangun Kesadaran Global Melalui Revolusi Mental (B. S. Fatmawati (ed.)). PT Bumi Aksara.

Reed, M. N. (2021). widowhood. 2017. https://doi.org/10.4054/demres.2020.43.24.The

RI, D. K. (1980). Direktorat Jenderal Hukum Dan Perundang-undangan. Sejarah Peradilan Dan Perundangundangan Di Indonesia Sejak 1942.

Rusdi, M., Sangaji, A. I., & Rezkiamaliah, F. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Status Janda di Kecamatan Tamalate Kota Makassar:(Community Perception Towards Janda in Tamalate District, Makassar). Uniqbu Journal of Social Sciences, 1(3), 154163.

Salsabila, D., & Budhi, S. (2024). Antara Stigma dan Realitas Sosial: Status Janda Dalam Pandangan Masyarakat Desa. Huma: Jurnal Sosiologi, 3(1), 2939. https://doi.org/10.20527/h-js.v3i1.210

Simanjuntak, V. A., Uly, N., Godsend, G., Kharisma, D. H., & Widiyani, H. (2024). Tinjauan Kriminologi Terhadap Catcalling di Tanjungpinang: Mengeksplorasi Perilaku Pelecehan Verbal dan Dampaknya Terhadap Perempuan dalam Perspektif Kriminologi. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(10), 859869.

Siregar, Y. A., & Afini, R. N. (2023). Stigmatisasi Terhadap Janda Muda (Studi Kasus Lima Perempuan Korban Perceraian Usai Muda di Desa Kadubungbang Kecamatan Padeglang Banten). Seminar Nasional Sosiologi, 4, 2023.

Soleha, N. (n.d.). Fenomena Catcalling Sebagai Bentuk Kekerasan Simbolik (Studi terhadap Pengalaman 4 Orang Mahasiswa dan Mahasiswi Perguruan Tinggi X di Jakarta). Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas .

Suryana, A., Arieta, S., & Wahyuni, S. (2023). Stigma Masyarakat Terhadap Perempuan Berstatus Cerai Hidup di Kota Tanjungpinang. JISHUM: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(3), 601618. https://doi.org/10.57248/jishum.v1i3.121

Susanti, R. A., Silaswati, D., & Anggraeni, Y. (2022). Fenomena catcalling sebagai bentuk pelecehan seksual secara verbal terhadap perempuan di Desa Ciheulang Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung. RESOURCE| Research of Social Education, 1(2), 5764.

Turner, D. P. (2020). Sampling Methods in Research Design. Headache, 60(1), 812. https://doi.org/10.1111/head.13707

Zainina, H. A. (2020). KESETARAAN DAN KETIDAKADILAN GENDER PADA PEDAGANG PEREMPUAN PASAR (Studi Kasus di Pasar Anyar Kelurahan Suka Asih Kecamatan Tangerang Kota Tangerang Provinsi Banten). Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Downloads

Published

2026-04-11

How to Cite

Memotret Eksklusi Sosial dan Ketidakadilan Gender di Kampung Janda Sidorejo Kabupaten Bojonegoro. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 861-869. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i2.1097